Kontributor : H. Ach. Noor Busthomi / Editor : Lutfi Hidayat – Timred Bimas Islam
MARON, 02 September 2026 – Keluarga Besar Dharma Wanita Persatuan (DWP) KUA Maron memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat. Kegiatan tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlaq dan Meningkatkan Kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.”
Ketua DWP KUA Maron, Nur Hasanah, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan peserta yang telah hadir serta turut menyukseskan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, H. Ach. Noor Busthomi, S.H.I., M.Si., salah satu Penyuluh Agama Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari serta meningkatkan kecintaan kepada Nabi sebagai bentuk implementasi keimanan.
Ia mengutip QS.Al-Ahzab, Ayat 21, QS.Ali Imran, Ayat 31. Demikian juga Hadits ;
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ مَرَّةً وَاحِدَةً، كَتَبَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بِهَا عَشْرَ حَسَنَاتٍ
“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah ‘Azza wa Jalla menuliskan baginya sepuluh kebaikan.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban; dinilai sahih oleh para ulama hadits).
Malaikat Jibril A.S berkata ;
مَنْ صَلَّى عَلَيْكَ وَاحِدَةً كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِهَا عَشْرَ حَسَنَاتٍ وَمَحَى عَنْهُ عَشْرَ سَيِّئَاتٍ وَرَفَعَ لَهُ بِهَا عَشْرَ دَرَجَاتٍ
“(Malaikat Jibril berkata): Wahai Muhammad, barangsiapa yang bershalawat kepadamu satu kali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapus darinya sepuluh keburukan (dosa), dan mengangkat untuknya sepuluh derajat.” (HR. Al-Baghawi dan Al-Mukhallis)
Sementara itu, Kepala KUA Maron, H. Muh. Amin, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang digelar oleh DWP KUA Maron. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki nilai positif dalam mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan dan keteladanan kepada Rasulullah SAW.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengamalkan akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Leave a Reply