BIMWIN KUA Banyuanyar, Dorong Calon Pengantin Siapkan Keluarga Sakinah

Kontributor : H. Nasir / Editor : Lutfi Hidayat

BANYUANYAR, 13 Agustus 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Banyuanyar terus berkomitmen memberikan pembekalan kepada calon pengantin melalui program Bimbingan Perkawinan (BIMWIN). Kegiatan yang berlangsung di Aula KUA Banyuanyar, Kamis (13/8/2026), mengusung semangat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah serta maslahat.

Kegiatan BIMWIN menjadi salah satu upaya KUA Banyuanyar dalam mempersiapkan calon pengantin agar memiliki pemahaman yang cukup sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Pembekalan tidak hanya menyentuh aspek keagamaan, tetapi juga menanamkan kesiapan mental, tanggung jawab, komunikasi, serta komitmen dalam menjalani kehidupan berkeluarga.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala KUA Banyuanyar, Hartono mengingatkan calon pengantin agar meluruskan niat sebelum memasuki jenjang pernikahan. Menurutnya, pernikahan bukan sekadar momentum untuk mengakhiri masa lajang, tetapi merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT.

Menikah itu tata niat terlebih dahulu. Pernikahan bukan hanya sekadar melepaskan masa lajang, tetapi lebih dari itu, niatkan semata-mata sebagai ibadah kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia menambahkan, niat yang benar menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan rumah tangga. Dengan niat ibadah, pasangan diharapkan mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga dengan penuh kesabaran, tanggung jawab, dan saling menghargai.

“Ketika pernikahan diniatkan sebagai ibadah, maka setiap tanggung jawab, pengorbanan, dan perjuangan dalam rumah tangga akan memiliki nilai kebaikan di sisi Allah SWT,” imbuhnya.

Pasangan adalah Amanah  Memasuki sesi materi, H. Nasir selaku fasilitator BIMWIN menyampaikan pembekalan mengenai pentingnya menjaga pasangan dan membangun komitmen dalam kehidupan rumah tangga.

 

Ia mengajak calon pengantin untuk memahami bahwa pasangan yang akan dinikahi merupakan amanah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Karena itu, kehidupan rumah tangga perlu dibangun di atas rasa saling percaya, kasih sayang, komunikasi yang baik, serta kesediaan untuk saling memahami.

“Pasangan merupakan takdir terbaik dari Allah SWT. Karena itu, jagalah amanah ini hingga ajal menjemput. Kebahagiaan dalam rumah tangga harus menjadi tujuan bersama yang dibangun dengan kasih sayang, kesetiaan, dan tanggung jawab,” tutur H. Nasir.

Menurutnya, kebahagiaan rumah tangga tidak selalu diukur dari terpenuhinya kebutuhan materi. Lebih dari itu, keluarga yang bahagia adalah keluarga yang mampu menghadirkan ketenteraman, saling menghormati, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menjalani kehidupan.

Nasir juga menekankan pentingnya kesiapan calon pengantin untuk menerima kelebihan sekaligus kekurangan pasangan. Perbedaan karakter, pola pikir, dan kebiasaan merupakan bagian dari kehidupan berumah tangga yang perlu disikapi dengan kedewasaan.

“Jangan membangun rumah tangga hanya dengan mengandalkan perasaan. Bangunlah dengan ilmu, komunikasi, kesabaran, dan komitmen. Ketika muncul persoalan, selesaikan dengan musyawarah dan jangan mudah menyerah,” pesannya.

Bekal Menuju Keluarga Sakinah Maslahat

Melalui kegiatan BIMWIN tersebut, KUA Banyuanyar berharap calon pengantin memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi kehidupan setelah akad nikah. Pernikahan diharapkan tidak hanya menjadi ikatan antara dua insan, tetapi juga menjadi awal terbentuknya keluarga yang mampu memberikan ketenteraman, pendidikan, dan keteladanan bagi generasi berikutnya.

Program BIMWIN juga menjadi bagian dari penguatan peran KUA dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. KUA tidak hanya hadir dalam proses administrasi pencatatan pernikahan, tetapi juga memberikan pendampingan dan edukasi agar calon pengantin benar-benar memiliki bekal dalam membangun keluarga.

Dengan bekal keagamaan dan pemahaman kehidupan rumah tangga yang memadai, calon pengantin diharapkan mampu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah dan maslahat, sekaligus membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan bertanggung jawab.

Kegiatan BIMWIN KUA Banyuanyar kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Hisbullah. Doa berlangsung dengan khusyuk dan khidmat, memohon keberkahan serta kelancaran bagi para calon pengantin dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga.

KUA Banyuanyar berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan calon pengantin sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan keluarga yang kokoh, harmonis, dan maslahat di tengah masyarakat.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *