Tegalsiwalan, 4 Agustus 2026 – Penyuluh Agama Islam Homisun melaksanakan kegiatan silaturahmi dan sosialisasi bersama Kepala Madrasah serta dewan guru MTs dan MA Darussalam di Ruang MTs Darussalam, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Kemenag Berdampak, Menolak Tegas Gratifikasi” sebagai upaya memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dengan lembaga pendidikan dalam membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Homisun menyampaikan bahwa semangat Kemenag Berdampak harus diwujudkan melalui pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, seluruh insan pendidikan di lingkungan madrasah juga diajak untuk menolak segala bentuk gratifikasi sebagai bagian dari komitmen menjaga integritas dan mewujudkan tata kelola yang bersih.
Silaturahmi ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Penyuluh Agama Islam dengan keluarga besar MTs dan MA Darussalam. Melalui dialog yang hangat, berbagai informasi terkait program Kementerian Agama dapat disampaikan secara langsung sekaligus menjadi ruang bertukar gagasan dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di lingkungan madrasah.
Menurut Homisun, silaturahmi dan sosialisasi seperti ini sangat penting dilakukan karena mampu memperkuat komunikasi, membangun kerja sama, serta menyamakan persepsi dalam mendukung berbagai program Kementerian Agama. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan seluruh elemen madrasah dapat bersama-sama mewujudkan lingkungan pendidikan yang berintegritas, bebas gratifikasi, dan memberikan dampak positif bagi peserta didik maupun masyarakat.

Leave a Reply