PD IPARI Probolinggo Gelar Bimtek Hisab Rukyat, Dorong Penguatan Kompetensi Astronomi Islam

Written by

in

Kontributor : Muh. Hefni M | Editor : Lutfi Hidayat – TimRed Bimas Islam

GADING, (09/09/2026) — Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Probolinggo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Hisab Rukyat dengan tema “Dinamika Hisab Rukyat dalam Menjawab Tantangan Astronomi Islam Kontemporer” di Aula Songa Adventure, Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Rabu (9/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti penyuluh agama Islam, penghulu, dan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam bidang hisab rukyat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo Dr. H. Samsur,S.Ag.,M.Pd., Kasubbag Tata Usaha H. Moh. Sa’dun, M.Pd., Kabag Kesra Kabupaten Probolinggo Drs. Samsul Huda, Kasi Bimas Islam H. Imammuddin Nur Fajri,S.Ag.,M.HI., Ketua APRI Jawa Timur H. Wawan Ali Suhudi, S.Ag., M.H., serta Ketua PD IPARI Kabupaten Probolinggo H. Suharto, S.HI., M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Kasubbag TU Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Moh. Sa’dun, M.Pd., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur dan penyuluh agama dalam memahami persoalan hisab rukyat. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut adanya pemahaman yang semakin baik terhadap aspek astronomi Islam.

“Hisab rukyat bukan hanya persoalan teknis perhitungan, tetapi juga bagian dari penguatan pemahaman keagamaan yang harus dilakukan secara ilmiah, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan kompetensi para penyuluh, penghulu, dan kepala KUA,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Probolinggo Drs. Samsul Huda menyampaikan bahwa hisab rukyat memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat, khususnya dalam menentukan waktu-waktu ibadah yang berkaitan dengan posisi benda-benda langit.

Saat membuka kegiatan, ia berharap penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang hisab rukyat dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai Bimtek, tetapi dapat menjadi langkah awal untuk membangun penguatan kelembagaan hisab rukyat di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Ia juga berharap ke depan Kabupaten Probolinggo memiliki badan atau lembaga khusus yang dapat menangani persoalan hisab rukyat secara lebih terstruktur, sehingga kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah terkait persoalan astronomi Islam dapat ditangani dengan baik.

Ketua PD IPARI Kabupaten Probolinggo H. Suharto mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen IPARI dalam meningkatkan profesionalitas penyuluh agama. Melalui Bimtek, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep dasar hisab rukyat, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan astronomi Islam kontemporer dan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan sesi pemaparan materi, diskusi, dan penguatan pemahaman peserta mengenai dinamika hisab rukyat serta tantangan astronomi Islam pada era perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *