Kontributor : Nursyid / Editor : Lutfi Hidayat – Timred Bimas Islam
BANTARAN, 03 September 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin (Catin) sebagai upaya membekali calon pasangan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, kokoh, dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala KUA Kecamatan Bantaran, Ananto Pratikno, S.Ag., M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi merupakan awal dari perjalanan panjang dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

“Calon pengantin perlu memiliki kesiapan yang matang, baik dari sisi agama, mental, kesehatan, maupun kemampuan dalam mengelola kehidupan keluarga. Melalui bimbingan perkawinan ini, diharapkan pasangan mampu menghadapi berbagai dinamika rumah tangga dengan komunikasi, kesabaran, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kepala Puskesmas Bantaran, Radityo Utomo, SKM, M.Kes, yang membahas mengenai kesehatan keluarga dan kesehatan reproduksi. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada calon pengantin mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebelum dan setelah menikah, mempersiapkan kehamilan yang sehat, serta membangun pola hidup sehat dalam keluarga.
Sesi berikutnya disampaikan oleh Penghulu KUA Bantaran, Mohamad Adla Waro, SH, yang memberikan materi seputar fiqih munakahat, hak dan kewajiban suami istri, serta membangun keluarga sakinah. Para calon pengantin diajak memahami bahwa kehidupan rumah tangga harus dibangun di atas nilai-nilai agama, saling menghormati, saling memahami, dan menjalankan kewajiban masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

Selanjutnya, materi juga disampaikan oleh pemateri dari BKKBN, Supriyanto, SAP yang membahas tentang perencanaan kehidupan berkeluarga, pengasuhan anak, serta pentingnya perencanaan keluarga. Materi ini diharapkan dapat membantu calon pengantin mempersiapkan kehidupan keluarga secara lebih terencana demi mewujudkan keluarga yang berkualitas.
Selama kegiatan berlangsung, para calon pengantin mendapatkan pendampingan dari Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran. Para penyuluh turut memberikan penguatan keagamaan serta mendampingi peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab terkait berbagai persoalan yang mungkin dihadapi dalam kehidupan rumah tangga. Kegiatan tersebut juga didukung oleh seluruh ASN KUA Bantaran yang bersama-sama berperan dalam memberikan pelayanan dan memastikan pelaksanaan bimbingan perkawinan berjalan dengan baik dan lancar.
Melalui kegiatan ini, KUA Bantaran berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif untuk melangsungkan pernikahan, tetapi juga memiliki bekal yang cukup untuk membangun rumah tangga yang kokoh, harmonis, sehat, dan berlandaskan nilai-nilai agama, sehingga mampu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.














