Kontributor : Muh. Hefni M I Editor : Lutfi Hidayat
GENDING, 13 Juli 2026 – Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan yang dilaksanakan Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo terus berlanjut. Pada Senin (13/7/2026), tim supervisi melaksanakan monitoring di tiga Kantor Urusan Agama (KUA), yakni KUA Gending, KUA Pajarakan, dan KUA Kraksaan.
Berbeda dari pelaksanaan monitoring sebelumnya, kegiatan di KUA Gending dirangkai dengan penyerahan Sertifikat Halal kepada pelaku usaha mikro, yaitu Bawang Goreng Haqqin asal Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending. Penyerahan sertifikat halal tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Kementerian Agama dalam mendorong penguatan ekosistem produk halal sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Sertifikat Halal diserahkan secara langsung oleh Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, H. Imamuddin Nur Fajri, S.Ag., M.HI, yang akrab disapa Mas Imam. Kegiatan tersebut didampingi oleh Kepala KUA Gending Fathur Rozi, S.Ag, Ketua IPARI Kabupaten Probolinggo, serta Pendamping Proses Produk Halal (P3H).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Gending, Fathur Rozi, S.Ag, menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya KUA Gending sebagai lokasi penyerahan sertifikat halal.
“Kami menyambut baik rangkaian monitoring dan evaluasi yang dikombinasikan dengan penyerahan Sertifikat Halal kepada pelaku usaha. Ini menjadi motivasi bagi KUA untuk terus memperkuat layanan keagamaan yang berdampak langsung kepada masyarakat, termasuk pendampingan sertifikasi halal bagi para pelaku UMK di wilayah Kecamatan Gending,” ujarnya.
Sementara itu, Mas Imam menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi bukan sekadar kegiatan administrasi, tetapi menjadi sarana memastikan seluruh layanan Bimas Islam berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Monitoring dan evaluasi ini bertujuan memastikan kualitas layanan KUA terus meningkat. Pada saat yang sama, kami ingin menunjukkan bahwa Bimas Islam tidak hanya hadir melalui layanan administrasi keagamaan, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi umat melalui program Sertifikasi Halal. Hal ini sejalan dengan semangat Ikhlas Beramal yang harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berharap sinergi seluruh unsur Bimas Islam terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin luas dan berkualitas. “Bimas Islam memiliki kekuatan besar melalui kolaborasi berbagai sayap organisasi. Selain KUA sebagai garda terdepan pelayanan, ada APRI yang terus menguatkan peran penghulu, serta IPARI yang menjadi mitra strategis para penyuluh agama. Ketiganya harus terus bersinergi dan saling menguatkan agar pelayanan keagamaan, pembinaan umat, hingga pemberdayaan masyarakat dapat berjalan semakin optimal dan memberikan manfaat yang nyata,” pungkas Mas Imam.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo berkomitmen terus meningkatkan mutu pelayanan publik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghadirkan berbagai program Bimas Islam yang profesional, akuntabel, dan berdampak bagi kemaslahatan umat.

Leave a Reply