Kontributor : Muhammad Totok / Editor : Saiful
Banyuanyar– Selasa, 08 September 2026
Kantor Urusan Agama Kecamatan Banyuanyar terus berkomitmen mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pembinaan pra akad nikah yang dilaksanakan secara rutin bersama para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam Fungsional.
Kepala KUA Banyuanyar Suharto, S.HI, M.Pd.I dalam pembinaannya menyampaikan bahwa keluarga adalah pondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan berakhlak. Karena itu, setiap pasangan yang akan melangsungkan akad nikah wajib mendapatkan pembekalan terlebih dahulu.“Pernikahan bukan hanya akad antara dua insan. Ini adalah ibadah panjang yang harus dipersiapkan dengan ilmu. Melalui pembinaan ini, kami ingin calon pengantin memahami hak dan kewajiban, komunikasi dalam rumah tangga, manajemen konflik, serta cara mendidik anak sesuai nilai-nilai Islam,” ujar Kepala KUA Banyuanyar di hadapan calon pengantin.
Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan tepat sebelum prosesi akad nikah dan dipandu langsung oleh Penghulu KUA Banyuanyar Muhammad Totok, S.H bersama Tim Penyuluh Agama Islam.
Materi yang disampaikan meliputi Fikih Munakahat, Kesehatan Reproduksi, Ekonomi Keluarga, Psikologi Pernikahan, hingga pencegahan KDRT dan stunting.
Penghulu KUA Banyuanyar menambahkan, pembinaan ini juga menjadi wadah untuk mengingatkan kembali tujuan pernikahan dalam Islam. “Kami ingin setiap pasangan yang keluar dari pintu KUA ini sudah siap lahir batin. Bukan hanya siap ijab kabul, tapi siap membangun bahtera rumah tangga,” jelasnya.
Sementara itu, para Penyuluh Agama menekankan pentingnya peran suami istri sebagai mitra dalam ibadah. “Keluarga sakinah itu dibangun dari komunikasi, saling menghargai, dan ibadah bersama. Pondasinya adalah agama,” ungkap salah satu penyuluh.
Program ini mendapat respon positif dari masyarakat. Para calon pengantin mengaku lebih siap dan tenang dalam menghadapi kehidupan baru setelah mengikuti pembinaan. Dengan adanya penguatan ini, KUA Banyuanyar berharap dapat menekan angka perceraian dan menciptakan generasi penerus yang tumbuh di lingkungan keluarga yang harmonis dan beriman.

Leave a Reply