Author: KUA Dringu

  • Menuju Keluarga Sehat, KUA Dringu Jalin Kolaborasi dengan Puskesmas

    Menuju Keluarga Sehat, KUA Dringu Jalin Kolaborasi dengan Puskesmas

    Kontributor : M. Ainun Najib / Editor : Muh. Hefni M – TimRed Bimas Islam

    DRINGU, (10/09/2026) — KUA Dringu berkolaborasi dengan Puskesmas Dringu, Kecamatan Dringu dan PLKB dalam pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Kegiatan yang berlangsung di Aula Puskesmas Dringu, Kamis (10/9/2026), ini menjadi bagian dari upaya memberikan pembekalan yang lebih menyeluruh kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga, baik dari aspek keagamaan maupun kesehatan keluarga.

    Kegiatan tersebut dihadiri Kepala KUA Dringu Muhtar, S.Ag., Camat Dringu Indah Rohani, S.Sos., M.M., Kepala Puskesmas Dringu drg. Reni Meutia, perwakilan PLKB, serta jajaran pegawai KUA Dringu. Kolaborasi lintas sektor ini memberikan ruang bagi calon pengantin untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif, mulai dari kehidupan beragama, kesehatan keluarga, kependudukan, hingga pembangunan keluarga.

    Dalam sambutannya, Kepala KUA Dringu Muhtar, S.Ag., menekankan pentingnya kesiapan calon pengantin sebelum membangun kehidupan rumah tangga. Menurutnya, pernikahan membutuhkan bekal yang tidak hanya berkaitan dengan pemahaman agama, tetapi juga pengetahuan mengenai kesehatan keluarga. “Pernikahan tidak hanya berlandaskan agama, tetapi juga perlu dilihat dari perspektif kesehatan,” ujarnya.

    Pandangan tersebut sejalan dengan yang disampaikan Camat Dringu Indah Rohani. Ia menilai pembekalan bagi calon pengantin menjadi bagian penting dalam mempersiapkan keluarga yang kuat dan sehat. Menurutnya, pernikahan bukan sekadar meresmikan hubungan, melainkan menjadi awal dari tanggung jawab bersama dalam membangun kehidupan keluarga.

    Dalam kesempatan itu, Indah Rohani juga mengingatkan calon pengantin untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, penggunaan media sosial yang tidak tepat dapat memicu persoalan dalam rumah tangga. “Jangan sampai media sosial menjadi sebab retaknya hubungan pernikahan,” pesannya.

    Usai sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh perwakilan Puskesmas, PLKB, dan KUA Dringu. Melalui kolaborasi tersebut, KUA Dringu berharap calon pengantin tidak hanya memahami tanggung jawab dalam kehidupan pernikahan, tetapi juga memiliki bekal yang cukup untuk membangun keluarga yang sakinah, sehat, kuat, dan harmonis.

  • Pastikan Data Akurat, KUA Dringu Turun Ukur Tanah Wakaf di Dua Desa

    Pastikan Data Akurat, KUA Dringu Turun Ukur Tanah Wakaf di Dua Desa

    Kontributor : Ainun Najib / Editor : Lutfi Hidayat – Timred Bimas Islam

    DRINGU, 4 September 2026 — KUA Dringu melakukan pengukuran tanah yang akan diterbitkan Akta Ikrar Wakaf (AIW) di dua desa, yakni Desa Kalirejo dan Desa Kedungdalem, Jumat (4/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses penertiban administrasi wakaf untuk memastikan kesesuaian data dan kondisi tanah sebelum penerbitan AIW.

    Pengukuran dilakukan langsung oleh Kepala KUA Dringu, Muhtar, S.Ag., didampingi Penyuluh Agama Islam KUA Dringu, Muhammad Hafid. Kegiatan di lapangan turut melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN), perangkat desa setempat, Nadzir, dan Wakif.

    Keterlibatan berbagai pihak tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengukuran berlangsung secara akurat dan transparan. Data hasil pengukuran menjadi salah satu bagian penting dalam kelengkapan administrasi penerbitan AIW serta memberikan kejelasan mengenai objek tanah yang diwakafkan.

    Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen KUA Dringu dalam memberikan pelayanan wakaf yang tertib dan sesuai ketentuan. Verifikasi secara langsung di lapangan diharapkan dapat meminimalkan kesalahan data serta memperlancar proses administrasi wakaf bagi masyarakat.

    Melalui pengukuran dan verifikasi bersama, KUA Dringu terus mendorong terwujudnya tertib administrasi dan kepastian hukum tanah wakaf, sehingga hak dan kepentingan Wakif maupun Nadzir dapat terlindungi serta proses pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif.

  • Semarakkan Selawat Kebangsaan, KUA Dringu Gelar Pembacaan Dalail Al-Khairat Berjemaah

    Semarakkan Selawat Kebangsaan, KUA Dringu Gelar Pembacaan Dalail Al-Khairat Berjemaah

    Kontributor : Ainun Najib / Editor : Lutfi Hidayat – Timred Bimas Islam

    DRINGU, 31 Agustus 2026 — Dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Gema Sholawat Kebangsaan, KUA Dringu melaksanakan pembacaan Dalail Al-Khairat yang dimulai dari Al-Hizb Al-Awwal, Senin (31/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keberlangsungan kehidupan berbangsa.

    Kepala KUA Dringu, Muhtar, S.Ag., dalam pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk ikhtiar dalam rangka upaya pencegahan untuk menyelamatkan bangsa dari berbagai hal yang berpotensi merusaknya. Menurutnya, penguatan spiritual melalui sholawat dan doa menjadi salah satu langkah untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga bangsa.

    “Gerakan ini merupakan bentuk ikhtiar kita dalam rangka upaya pencegahan, agar bangsa kita senantiasa dijauhkan dari segala hal yang dapat merusaknya,” jelas Muhtar.

    Sementara itu, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Probolinggo, Suharto, S.H.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa Gerakan Nasional Gema Sholawat Kebangsaan tidak berhenti pada pelaksanaan di lingkungan KUA. Gerakan tersebut akan terus diperluas melalui majelis-majelis binaan yang menjadi bagian dari tugas para Penyuluh Agama Islam.

    Ia berharap gerakan ini dapat menjadi gerakan bersama yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan para penyuluh dan majelis binaannya, gema sholawat diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat spiritualitas, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa.

  • KUA Dringu Peringati Maulid Nabi, Teladani Akhlak Rasulullah

    KUA Dringu Peringati Maulid Nabi, Teladani Akhlak Rasulullah

    Kontributor: Ainun Najib / Editor: Tiem Bimas

    Dringu, 28 Agustus 2026 — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dringu bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP KUA Dringu menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (28/8/2026), bertempat di Aula KUA Dringu.

    Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan nilai-nilai kehidupan beliau dalam menjalankan tugas serta kehidupan bermasyarakat.

    Kepala KUA Kecamatan Dringu, Muhtar, S.Ag., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW perlu diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, termasuk dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

    “Rasulullah SAW adalah teladan dalam membangun keluarga yang penuh kasih sayang sekaligus dalam menjalankan amanah dengan kejujuran, kesabaran, dan akhlak yang mulia,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW memiliki keterkaitan erat dengan tugas KUA, khususnya dalam memberikan bimbingan dan pelayanan kepada masyarakat. Sikap amanah, jujur, bertanggung jawab, peduli, dan mengedepankan kasih sayang menjadi bagian penting dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan pelayanan yang berkualitas.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain sebagai sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara keluarga besar KUA Dringu dan DWP UP KUA Dringu.

    Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, KUA Dringu berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi motivasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

  • Bangkitkan Harapan dari Balik Jeruji, Penyuluh KUA Dringu Perkuat Mental dan Spiritual Warga Binaan  Rutan Kelas II B Kraksaan

    Bangkitkan Harapan dari Balik Jeruji, Penyuluh KUA Dringu Perkuat Mental dan Spiritual Warga Binaan Rutan Kelas II B Kraksaan

    Kontributor : M. Ainun Najib / Editor : Saiful Bahri – Tim Bimas Islam

    DRINGU, 27 Agustus 2026 — Dalam upaya memperkuat mental dan spiritual warga binaan, Penyuluh Agama Islam KUA Dringu memberikan pembinaan keagamaan di Rutan Kelas II B Kraksaan, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 70 warga binaan tersebut menghadirkan dua Penyuluh Agama Islam, Abd. Malik dan Muhammad Hafid, sebagai narasumber.

    Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW yang diiringi tim hadrah, kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani dan tausiyah keagamaan. Dalam tausiyahnya, Abd. Malik mengajak warga binaan untuk senantiasa menebarkan kebaikan tanpa merasa lebih baik dari orang lain, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

    Sementara itu, Muhammad Hafid mengajak warga binaan untuk memperbanyak rasa syukur kepada Allah SWT dengan meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki kualitas diri. Ia juga mengingatkan bahwa setiap manusia akan menghadapi kematian sehingga perlu memanfaatkan kesempatan yang ada untuk memperbanyak amal sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.

    Pesan-pesan keagamaan tersebut disambut penuh perhatian dan antusias oleh para warga binaan. Suasana haru turut mewarnai kegiatan, bahkan beberapa warga binaan tampak meneteskan air mata saat menyimak tausiyah yang disampaikan.

    Melalui pembinaan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Dringu berharap kegiatan keagamaan di Rutan dapat menjadi ruang refleksi untuk memperkuat iman dan takwa, memperbaiki akhlak, serta menumbuhkan semangat perubahan. Pembinaan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, baik selama berada di Rutan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.

  • Integrity Day 2026: KUA Dringu Teguhkan Komitmen Bangun Ekosistem Antikorupsi

    Integrity Day 2026: KUA Dringu Teguhkan Komitmen Bangun Ekosistem Antikorupsi

    Kontributor : M. Ainun Najib / Editor : Muh. Hefni M – Tim Bimas Islam

    Dringu, 27 Agustus 2026 — KUA Dringu turut menghadiri Integrity Day 2026 bertema “Gak Jujur, Gak SAE” yang digelar di Pendopo Kecamatan Dringu, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini bertujuan membangun ekosistem antikorupsi sekaligus memperkuat pemahaman dan komitmen aparatur pemerintah untuk mencegah serta menjauhi praktik tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

    Kegiatan tersebut dihadiri Camat Dringu Hj. Indah Rohani, Kapolsek Dringu AKP Ardhi Bita Kumala, Danramil Dringu Kapten ARM Imam Wahyudi, 14 Kepala Desa se-Kecamatan Dringu, Koordinator PKH, PLKB, perwakilan Inspektorat, Korwil Pendidikan Dasar, KUA Dringu, serta sejumlah undangan lainnya. Keterlibatan berbagai unsur pemerintahan dan instansi di Kecamatan Dringu menjadi wujud sinergi bersama dalam menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

    Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai larangan dan bahaya tindak pidana korupsi bagi aparatur pemerintah. Materi juga menekankan pentingnya kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap aturan sebagai fondasi dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan mencegah terjadinya praktik korupsi.

    Bagi KUA Dringu, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk menerapkan nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan keagamaan. Prinsip kejujuran dan amanah dipandang penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi.

    Melalui Integrity Day 2026, semangat “Gak Jujur, Gak SAE” diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh aparatur. Dengan kolaborasi lintas instansi, Kecamatan Dringu diharapkan mampu membangun ekosistem antikorupsi yang kuat serta mendorong terciptanya pemerintahan yang berintegritas dan semakin dipercaya masyarakat.

  • Jemput Bola Turun ke Desa, KUA Dringu Temukan Persoalan Inkonsistensi Data Kependudukan

    Jemput Bola Turun ke Desa, KUA Dringu Temukan Persoalan Inkonsistensi Data Kependudukan

    Kontributor : Ainun Najib / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Bimas Islam

    DRINGU, 19 Agustus 2026 – KUA Dringu melakukan peninjauan lapangan dengan turun langsung ke Desa Kalisalam, Rabu (19/08/2026) untuk mengetahui kondisi dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya berkaitan dengan pendaftaran kehendak nikah.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KUA Dringu untuk memahami secara langsung kendala yang dihadapi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pencatatan pernikahan. Dalam peninjauan tersebut, KUA Dringu menemukan bahwa salah satu persoalan yang cukup sering dihadapi masyarakat adalah inkonsistensi data kependudukan pada dokumen identitas, baik antara Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), maupun akta kelahiran.

    Perbedaan data tersebut dapat berupa perbedaan nama, tempat dan tanggal lahir maupun unsur identitas lainnya yang seharusnya tercatat secara selaras pada dokumen kependudukan. Inkonsistensi data tersebut kemudian dapat menjadi kendala ketika masyarakat melakukan pendaftaran kehendak nikah.

    KUA perlu meminta calon pengantin untuk melakukan perbaikan atau penyesuaian data terlebih dahulu agar dokumen yang digunakan dalam proses pencatatan pernikahan memiliki kesesuaian. Kondisi ini terkadang menimbulkan anggapan di tengah masyarakat bahwa proses pendaftaran kehendak nikah saat ini menjadi lebih sulit dibandingkan sebelumnya.

    Kepala KUA Dringu, Muhtar, S.Ag., menegaskan bahwa permintaan perbaikan data tersebut bukan dimaksudkan untuk mempersulit masyarakat dalam memperoleh pelayanan.

    “Adanya ketentuan dari KUA untuk harus melakukan perbaikan data terlebih dahulu sama sekali bukan karena KUA ingin mempersulit masyarakat dalam pelayanan pendaftaran kehendak nikah, melainkan murni karena KUA ingin agar produk hukum KUA benar-benar sesuai dengan data yang dimiliki oleh masyarakat, baik secara formil maupun materil,” jelasnya.

    Menurutnya, konsistensi data kependudukan menjadi hal penting karena dokumen yang diterbitkan dalam proses pencatatan pernikahan memiliki konsekuensi hukum bagi masyarakat. Oleh karena itu, perbaikan data sebelum proses pencatatan bukan sekadar persoalan administratif, tetapi juga merupakan langkah untuk memastikan ketepatan identitas dan mencegah munculnya persoalan di kemudian hari.

    “Hal ini juga merupakan bentuk preventif untuk menghindari potensi masalah yang dapat timbul dikemudian hari karena adanya inkonsistensi data,” lanjut Muhtar.

    Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Seksi Bimas Islam, Muhammad Imam Mudin Nur Fajri. “Saat ini paradigma pelayanan instansi pemerintah sudah berubah, bukan zamannya lagi pejabat duduk dimeja saja, Kepala KUA harus terjun dan turun langsung menyerap aspirasi masyarakat, supaya tahu apa kendala yang terjadi dibawah. Kita ini pelayan Masyarakat, harus berfikir bagaimana layanan semakin dekat dengan pengguna layanan langsung, dan Kantor Urusan Agama adalah ujung tombak Kemenag”. tegas Mas Imam, panggilan akrab Kasi Bimas Islam yang terkenal energik dilingkungan Kantor Kementerian Agama KAbupaten Probolinggo.

    Melalui kegiatan peninjauan langsung ke Desa Kalisalam, KUA Dringu berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai persoalan masyarakat dalam proses pendaftaran kehendak nikah. Temuan di lapangan selanjutnya menjadi bahan evaluasi bagi KUA untuk terus memperkuat pelayanan yang tidak hanya mudah dan responsif, tetapi juga tertib secara administrasi serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

  • Penyuluh Agama Islam KUA Dringu Raih Penghargaan Komitmen Terbaik Kampung Zakat

    Penyuluh Agama Islam KUA Dringu Raih Penghargaan Komitmen Terbaik Kampung Zakat

    Kontributor : Ainun Najib / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Bimas Islam

    PROBOLINGGO, 17 Agustus 2026 – Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Dringu, Muhammad Hafid, S.Pd., M.Pd., menerima piagam penghargaan sebagai Penyuluh Agama dengan Komitmen Terbaik dalam Penyelenggaraan Kampung Zakat se-Kabupaten Probolinggo. Penghargaan tersebut diserahkan usai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Senin (17/08/2026).

    Piagam penghargaan diserahkan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo bersama Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Muhammad Hafid dalam mendukung penyelenggaraan Kampung Zakat di Kabupaten Probolinggo.

    Selain Muhammad Hafid, penghargaan juga diberikan kepada Toyyib dari KUA Kecamatan Sukapura dan Abdussalam, S.Pd., dari KUA Kecamatan Krejengan. Penyelenggaraan Kampung Zakat merupakan salah satu upaya untuk mengoptimalkan potensi zakat sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang terarah dan berkelanjutan.

    Dalam pelaksanaannya, penyuluh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan penguatan kesadaran masyarakat terkait zakat. Bagi Muhammad Hafid, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Peran penyuluh agama, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan pembinaan keagamaan, tetapi juga mencakup pendampingan masyarakat dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan.

    Penghargaan tersebut sekaligus menjadi apresiasi bagi KUA Kecamatan Dringu dalam mendorong penyuluh agama untuk aktif menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui penghargaan ini, diharapkan semakin banyak penyuluh agama di Kabupaten Probolinggo yang termotivasi untuk berinovasi, memperkuat pendampingan masyarakat, dan berkontribusi dalam pengembangan program pemberdayaan umat.

  • Perkuat Jaminan Produk Halal, KUA Dringu Serahkan Sertifikat Halal kepada UMKM NM Corp

    Perkuat Jaminan Produk Halal, KUA Dringu Serahkan Sertifikat Halal kepada UMKM NM Corp

    Kontributor : Ainun Najib / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Bimas Islam

    DRINGU, 12 Agustus 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Dringu menyerahkan sertifikat halal kepada UMKM NM Corp, Rabu (12/08/2026). Sertifikat tersebut mencakup empat produk unggulan NM Corp, yakni Biang Kunyit Asli, Kayu Manis Premium, Temulawak Premium, dan Jahe Merah Premium.

    Penyerahan sertifikat produk halal ini menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kepastian serta jaminan kehalalan produk yang dipasarkan kepada masyarakat.

    Penyerahan sertifikat halal dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM dalam memenuhi ketentuan jaminan produk halal sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan adanya sertifikat halal, produk-produk NM Corp diharapkan memiliki nilai tambah dan semakin mampu bersaing di tengah kebutuhan masyarakat terhadap produk yang terjamin kehalalannya.

    Kepala KUA Dringu, Muhtar, S.Ag menyampaikan bahwa sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan administrasi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen.

    “Sertifikat halal ini bukan sekadar dokumen, tetapi merupakan bentuk komitmen pelaku usaha untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa produk yang dikonsumsi telah memenuhi ketentuan kehalalan,” ujarnya.

    Empat produk yang memperoleh sertifikat halal tersebut merupakan produk unggulan NM Corp yang berbahan dasar rempah, yaitu Biang Kunyit Asli, Kayu Manis Premium, Temulawak Premium, dan Jahe Merah Premium. KUA Dringu berharap langkah yang dilakukan NM Corp dapat menjadi contoh bagi pelaku UMKM lainnya agar semakin sadar terhadap pentingnya sertifikasi halal dalam pengembangan usaha dan pemasaran produk.

    Muhtar menambahkan, KUA Dringu akan terus mendukung dan mendorong pelaku UMKM untuk memiliki sertifikat halal bagi produk-produknya. “Kami berharap semakin banyak UMKM yang mengikuti jejak NM Corp, karena sertifikasi halal dapat menjadi salah satu bentuk penguatan usaha sekaligus memberikan perlindungan dan ketenangan bagi konsumen,” pungkasnya.

  • Bekali Calon Pengantin Lewat Bimwin, KUA Dringu Gaungkan Gerakan MAHAR

    Bekali Calon Pengantin Lewat Bimwin, KUA Dringu Gaungkan Gerakan MAHAR

    Kontributor: Ainun Najib / Editor: Saiful – Tiem Bimas Islam

    Dringu (11 Agustus 2026) — Kantor Urusan Agama (KUA) Dringu melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin di Balai Nikah KUA Dringu, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memberikan pembekalan kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

    Bimbingan perkawinan menjadi ruang bagi calon pengantin untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman mengenai kehidupan keluarga, mulai dari membangun komunikasi, menjaga keharmonisan, hingga mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai dinamika rumah tangga. Melalui kegiatan ini, calon pengantin diharapkan memiliki bekal yang cukup untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

    Kepala KUA Dringu, Muhtar, S.Ag., dalam penyampaiannya menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah sebagai salah satu fondasi dalam membangun rumah tangga yang harmonis. Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan dalam kehidupan berkeluarga adalah menjaga shalat dengan baik dan konsisten.

    “Salah satu kunci rumah tangga yang sukses adalah menjaga shalat. Ketika shalat seseorang baik, insyaallah rumah tangganya juga akan baik,” tutur Muhtar. Ia menjelaskan bahwa shalat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga komunikasi dan kedekatan manusia dengan Allah SWT.

    Lebih lanjut, Muhtar menyampaikan bahwa kualitas hubungan seseorang dengan Allah SWT akan turut memengaruhi kualitas hubungan dengan keluarga. Menurutnya, ketika komunikasi dengan Tuhan terjaga dengan baik melalui ibadah, seseorang akan lebih mampu membangun komunikasi yang baik dengan pasangan dan keluarga. “Shalat merupakan bentuk penjagaan komunikasi kita dengan Tuhan. Ketika komunikasi kita dengan Tuhan baik, maka komunikasi kita dengan keluarga juga akan baik,” ungkapnya.

    Selain memberikan pembekalan perkawinan, KUA Dringu juga terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari gratifikasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Gerakan MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi) sebagai bagian dari upaya membangun budaya pelayanan yang berintegritas. Melalui gerakan ini, KUA Dringu menegaskan bahwa seluruh pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bersifat gratis, kecuali layanan tertentu yang memang telah ditentukan dan diatur berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Melalui Bimbingan Perkawinan dan komitmen pelayanan melalui Gerakan MAHAR, KUA Dringu berupaya tidak hanya memberikan pembekalan bagi calon pengantin, tetapi juga menghadirkan pelayanan keagamaan yang mudah, transparan, dan berintegritas. Diharapkan, ikhtiar tersebut dapat mendukung terwujudnya keluarga yang harmonis sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan KUA Dringu.