Author: KUA Dringu

  • One Day, One Juz : Membumikan Al-Quran, Menguatkan Spirit Pelayanan

    One Day, One Juz : Membumikan Al-Quran, Menguatkan Spirit Pelayanan

    Kontributor : M. Ainujn Najib

    Dringu, 23 Juli 2026 – Sebagai upaya membangun budaya kerja yang religius sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, KUA Dringu menginisiasi program One Day, One Juz. Program Khatmil Qur’an ini menjadi salah satu ikhtiar untuk membiasakan seluruh pegawai berinteraksi dengan Al-Qur’an secara istiqamah di tengah pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

    Kegiatan dilaksanakan setiap hari pada pukul 12.00–13.00 WIB, bertepatan dengan waktu istirahat atau jam non-efektif pelayanan. Dengan demikian, pelaksanaan program ini tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat, melainkan menjadi sarana mengisi waktu istirahat dengan aktivitas yang bernilai ibadah dan memberikan ketenangan batin.

    Bagi KUA Dringu, Khatmil Qur’an bukan sekadar rutinitas membaca hingga khatam, tetapi merupakan ikhtiar untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam budaya kerja. Semangat kejujuran, amanah, kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian yang diajarkan Al-Qur’an diharapkan menjadi karakter yang melekat pada setiap pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Kepala KUA Dringu menyampaikan bahwa pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kualitas akhlak dan integritas aparatur. Oleh karena itu, membangun kedekatan dengan Al-Qur’an merupakan salah satu langkah untuk memperkuat karakter pegawai agar mampu melayani dengan hati, menjunjung tinggi profesionalisme, serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

    Melalui program One Day, One Juz, KUA Dringu berharap Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga menjadi pedoman dalam setiap pengambilan keputusan, sikap, dan tindakan. Dengan semangat tersebut, KUA Dringu berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, dan berdampak, sejalan dengan nilai-nilai Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

  • Bahas Pemberdayaan Ekonomi Umat, KUA Dringu Terima Audiensi Yayasan Yatim Mandiri dan Kelompok Bunda Yatim Sejahtera

    Bahas Pemberdayaan Ekonomi Umat, KUA Dringu Terima Audiensi Yayasan Yatim Mandiri dan Kelompok Bunda Yatim Sejahtera

    Kontributor : Taufiq / Editor : Lutfi Hidayat

    DRINGU, Senin 20 Juli 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Dringu menerima kunjungan dari Yayasan Yatim Mandiri dan Kelompok Bunda Yatim Sejahtera, Senin (20/07/2026). Kunjungan tersebut untuk melakukan sosialisasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) di wilayah Kecamatan Dringu.

    Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Dringu, Muhtar, S.Ag, perwakilan Yayasan Yatim Mandiri, Fuad Azhari, serta koordinator Kelompok Bunda Yatim Sejahtera, Bunda Ratna. Dalam pertemuan tersebut, dibahas tindak lanjut pengembangan Kelompok Pemberdayaan Ekonomi Umat yang telah berjalan di Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu, melalui program budidaya jamur.

    Sinergi antara KUA Dringu, Yayasan Yatim Mandiri, dan Kelompok Bunda Yatim Sejahtera diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan program sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Fuad Azhari menyampaikan harapannya, agar Program Pemberdayaan Ekonomi Umat tidak hanya berfokus pada pengadaan peralatan budidaya jamur, tetapi juga mampu memproduksi peralatan tersebut secara mandiri.

    “Harapan kami, ke depan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat di Desa Sumbersuko tidak hanya membeli peralatan budidaya jamur, tetapi juga mampu memproduksinya sendiri sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekitar. Kami juga berharap program ini tidak hanya berkembang di Desa Sumbersuko, melainkan dapat diperluas ke desa-desa lain di Kecamatan Dringu.” ungkapnya.

    Senada dengan hal tersebut, Bunda Ratna menjelaskan bahwa Program Pemberdayaan Ekonomi Umat dapat dikembangkan dengan konsep pertanian terintegrasi, mulai dari pengelolaan bahan baku hingga pemanfaatan limbah, sehingga ke depan mampu berkembang menjadi sebuah Kampung Zakat yang mandiri dan berkelanjutan.

    Menutup kegiatan tersebut, Kepala KUA Dringu, Muhtar, S.Ag menegaskan komitmen KUA untuk mendukung penuh program yang telah dirancang.

    “KUA Dringu siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap Program Pemberdayaan Ekonomi Umat. Kami akan berkontribusi sesuai dengan tugas dan fungsi KUA, khususnya dalam memberikan pembinaan keagamaan, penguatan nilai-nilai spiritual, serta pembekalan kerohanian kepada masyarakat agar program ini tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter dan kesejahteraan umat.” tegasnya.