Aksi Serentak Nasional “GEBER MAS” Kemenag Kabupaten Probolinggo

Written by

in

Kontributor : All Team Bimas Islam / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Bimas Islam

PROBOLINGGO, (10 Agustus 2026) – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia secara resmi meluncurkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (GEBER MAS) Tahun 2026 secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia, Senin pagi (10/08/2026).

Kick Off pelaksanaan kegiatan tersebut digelar di Masjid Fatahillah, Balaikota Pemprov DKI Jakarta, sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan seluruh takmir masjid dan musala, ASN Kementerian Agama, pengurus dan aktiivis serta remaja masjid, majelis taklim, Ormas Islam, dan seluruh masyarakat.

Sementara itu, Di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur aksi lapangan dipusatkan di Masjid Ar Rahiem Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, serta menyebar secara simultan di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo yang terdiri dari masjid besar, masjid jami’ dan musala.

Gerakan ini diinisiasi sebagai langkah konkrit Kemenag dalam mentransformasi peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, melainkan juga sebagai pusat peradaban yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan menyambut Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mobilisasi Lintas Elemen Kemenag Kabupaten Probolinggo

Pelaksanaan Gerakan Bersih Bersih Masjid (GEBER MAS) tahun 2026 di Kabupaten Probolinggo mencatatkan tingkat partisipasi yang tinggi dalam program kebersihan rumah ibadah Kemenag daerah. Seluruh pilar internal Kemenag dan institusi keagamaan dikerahkan secara terintegrasi, meliputi:

Penyuluh Agama Islam, Penguhulu dan Pengawas Madrasah: Bertindak sebagai koordinator lapangan dan penggerak massa (educator & mobilizer), mengedukasi takmir masjid mengenai konsep ekoteologi dan pengelolaan lingkungan dengan memimpin aksi pembersihan fisik fasilitas masjid, khususnya area tempat wudu, sanitasi, dan toilet masjid di wilayah tugas KUA masing-masing.

ASN Kemenag Kabupaten: Juga melibatkan diri secara langsung pada sejumlah titik Gerakan Bersih Bersih Masjid di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Begitu pun para Pengawas dan Guru Madrasah (MI, MTs, MA) membantu mengordinasikan siswa dan tenaga pendidik dalam gerakan pembersihan masjid/musala di sekitar lingkungan sekolah/madrasah.

Pondok Pesantren dan Santri: Mengerahkan ribuan santri di kawasan Kecamatan Paiton, Gading, Dringu dan Wonomerto serta belasan kecamatan lainnya, untuk pembersihan sarana fisik massal dan aksi penanaman pohon peneduh.

Berdasarkan data resmi yang dihimpun koordinator “GEBER MAS” Kankemenag Kabupaten Probolinggo pada Senin siang (10/08/2026), tercatat kegiatan Gerakan Bersih Bersih Masjid tahun 2026 sebanyak 308 masjid dan 201 musala. Sedangkan jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut mencapai 530 orang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. H. Samsur, S.Ag., M.Pd, mengatakan Gerakan Bersih Bersih Masjid yang diinisiasi Kemenag RI merupakan implementasi dari nilai agama yang bisa diterapkan oleh para ASN Kemenag di manapun berada. Mereka harus dekat dengan masyarakat, melakukan pendampingan, dan selalu siap hadir saat dibutuhkan masyarakat.

“GEBER MAS 2026 adalah manifestasi nyata dari nilai ‘Ikhlas Beramal’. Kita ingin mematahkan stigma bahwa pemeliharaan kebersihan masjid semata-mata tugas marbot. Ketika pejabat, penghulu, penyuluh agama, guru, hingga para santri menyapu dan menyikat tempat wudu bersama, di situlah nilai keteladanan agama diwujudkan,” ungkapnya.

Pelaksanaan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (GEBER MAS) 2026 di Kabupaten Probolinggo berjalan sukses, tertib, dan lancar dengan tingkat partisipasi kolektif yang tinggi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *