Dari Pembinaan hingga Wisuda, Penyuluh KUA Tegalsiwalan Dampingi TPQ Raudlatul Mujawwidin

Written by

in

Kontributor: Aly Machsan / Editor : Saiful dan Tim Bimas

Tegalsiwalan, 31 Agustus 2026 — Pembinaan yang dilakukan secara tekun dan berkelanjutan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tegalsiwalan, Saiful Bahri, bersama TPQ Raudlatul Mujawwidin, Desa Tegalmojo, mulai menunjukkan hasil. Sebanyak 12 santri berhasil mencapai tahap Khotmil/Wisuda setelah melalui rangkaian evaluasi pendidikan Al-Qur’an.

Capaian tersebut terlihat dalam kegiatan Uji Publik yang dihadiri para wali santri. Dalam kegiatan ini, kemampuan santri diuji dan disaksikan secara langsung oleh orang tua sebagai bentuk keterbukaan sekaligus pertanggungjawaban lembaga atas proses pendidikan yang telah diberikan.

TPQ Raudlatul Mujawwidin merupakan salah satu lembaga pendidikan Al-Qur’an yang menjadi binaan Saiful Bahri dalam menjalankan tugas kepenyuluhannya di Desa Tegalmojo. Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembinaan lembaga, penguatan proses pembelajaran hingga mempersiapkan santri menghadapi tahapan evaluasi EBTAQ (Evaluasi Belajar Tahap Akhir Al Qur’an), baik di tingkat Kecamatan maupun Cabang.

Menurut Saiful, Uji Publik menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan bahwa proses pendidikan yang berlangsung di lembaga benar-benar menghasilkan capaian yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Uji Publik ini merupakan bentuk pertanggungjawaban lembaga secara langsung kepada wali santri dan masyarakat. Apa yang selama ini dipelajari dan dibina, akhirnya dapat dilihat serta diuji secara terbuka,” jelas Saiful.

Ia menilai keberhasilan 12 santri tersebut bukanlah hasil yang diperoleh secara instan. Ada proses panjang yang membutuhkan ketekunan pengasuh, guru, santri, serta dukungan dari para wali santri.

“Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses. Santri tidak langsung sampai pada tahap ini, tetapi melalui tahapan-tahapan ujian EBTAQ, baik di tingkat Kecamatan maupun Cabang,” tambahnya.

Apresiasi untuk Penyuluh

Pengasuh TPQ Raudlatul Mujawwidin, Jaiz Sahir, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang selama ini diberikan Saiful Bahri. Menurutnya, kehadiran Penyuluh Agama tidak hanya sebatas menjalankan tugas administratif, tetapi benar-benar memberikan pendampingan kepada lembaga.

“Kami mengucapkan terima kasih atas keberperanan dan bimbingan Pak Saiful Bahri selama ini. Pendampingan beliau memberikan motivasi kepada kami untuk terus meningkatkan kualitas lembaga dan kemampuan santri,” ungkap Jaiz.

Bagi Saiful, keberhasilan TPQ Raudlatul Mujawwidin diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian satu lembaga. Ia berharap pola pembinaan dan semangat peningkatan mutu pendidikan Al-Qur’an tersebut dapat menginspirasi lembaga lainnya.

“Harapan saya, apa yang dilakukan TPQ Raudlatul Mujawwidin ini bisa menjadi contoh bagi lembaga pendidikan Al-Qur’an lainnya. Ketika pembinaan dilakukan secara konsisten, insyaallah akan terlihat hasilnya,” tuturnya.

Saiful juga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembinaan lembaga pendidikan Al-Qur’an di wilayah Kecamatan Tegalsiwalan.

“Saya siap apabila dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya lembaga pendidikan Al-Qur’an di wilayah Kecamatan Tegalsiwalan. Mari bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an,” pungkasnya.

Kegiatan Uji Publik tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara penyuluh, pengelola TPQ, guru, santri dan wali santri dapat melahirkan proses pendidikan Al-Qur’an yang terarah, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *