17 ASN KUA Paiton sukseskan “GEBER MAS” di Masjid Imam Nawawi

Written by

in

Kontributor Sayyidina Ali / Editor Tim Bimas

PAITON (10 Agustus 2026) — Tidak sekadar memberikan pelayanan administratif kepada masyarakat, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Paiton menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi nyata di lingkungan masyarakat. Sebanyak 17 ASN Kementerian Agama yang bertugas di KUA Paiton turun langsung dalam Gerakan Bersih-bersih Masjid (GEBER MAS) di Masjid Imam Nawawi, Desa Sumberrejo, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Pada Senin, 10/8/2026.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.12 WIB hingga 10:47 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Paiton, Fauzan, S.Sos.I., M.Pd. Gerakan itu melibatkan unsur takmir masjid, marbot, serta sejumlah masyarakat yang tinggal di sekitar masjid.

GEBER MAS menjadi ruang kolaborasi antara jajaran KUA dan masyarakat untuk memastikan lingkungan rumah ibadah tetap bersih, sehat, dan nyaman digunakan oleh jamaah. Para peserta tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi terlibat langsung dalam proses pembersihan berbagai bagian masjid.

Sesaat setelah kegiatan dimulai, Fauzan membagi 17 personel KUA ke sejumlah titik sesuai kondisi dan kebutuhan Masjid Imam Nawawi. Pembagian tugas dilakukan agar proses pembersihan berlangsung efektif dan tidak ada bagian masjid yang terlewat.

“Kita harus bagi tugas agar seluruh sudut masjid bisa terjangkau,” ujar Fauzan saat mengawali kegiatan bersih-bersih.

Dengan pembagian tersebut, para personel bergerak membersihkan area-area masjid secara bersama-sama. Takmir dan marbot turut mendampingi kegiatan, sementara masyarakat sekitar ikut mengambil bagian dalam aksi gotong royong tersebut.

Bagi KUA Paiton, GEBER MAS bukan semata-mata kegiatan kebersihan. Gerakan ini menjadi bentuk nyata kehadiran ASN Kementerian Agama di tengah masyarakat sekaligus upaya membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama.

Fauzan menegaskan bahwa masjid merupakan pusat aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat. Karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid tidak dapat hanya dibebankan kepada takmir maupun marbot.

Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi pesan penting bahwa kebersihan rumah ibadah dapat terwujud ketika seluruh elemen masyarakat mengambil peran.

Kegiatan GEBER MAS di Masjid Imam Nawawi juga diharapkan tidak berhenti sebagai aksi sesaat. KUA Paiton mendorong agar kepedulian terhadap kebersihan masjid menjadi gerakan berkelanjutan yang tumbuh dari kesadaran masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, KUA Paiton kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.

Dari Masjid Imam Nawawi, semangat itu sederhana namun bermakna: masjid yang bersih adalah ruang ibadah yang nyaman, sementara gotong royong adalah kekuatan masyarakat untuk merawatnya bersama.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *