Author: KUA Tongas

  • Semarak HUT ke-81 RI, Santri TPQ dan Jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas Ikuti Lomba di KUA Tongas

    Semarak HUT ke-81 RI, Santri TPQ dan Jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas Ikuti Lomba di KUA Tongas

    Kontributor : Fifin NR | Editor : Muh. Hefni M – TimRed Bimas Islam

    TONGAS, (28/8/2026) – Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diramaikan melalui berbagai perlombaan yang digelar bagi santri TPQ Al Ikhlas dan jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas binaan Penyuluh Agama Islam KUA Tongas, Jumat (28/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman KUA Tongas tersebut berlangsung meriah, penuh canda, dan diwarnai antusiasme peserta dari berbagai usia.

    Berbagai lomba sederhana namun menghibur disiapkan untuk memeriahkan suasana, di antaranya estafet gelas menggunakan sedotan, jalan zigzag, estafet sarung, dan lomba kelereng. Meski menggunakan perlengkapan sederhana, setiap permainan mampu menghadirkan keceriaan dan semangat kompetisi yang sehat. Peserta saling memberikan dukungan kepada anggota kelompoknya, sementara suasana halaman KUA Tongas dipenuhi gelak tawa dan sorak-sorai.

    Penyuluh Agama Islam KUA Tongas, Fifin Naili Rizkiyah, M.Pd., mengatakan bahwa perlombaan tersebut tidak sekadar ditujukan untuk mencari pemenang, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai positif. “Melalui permainan yang sederhana, kita ingin menghadirkan kegembiraan sekaligus belajar tentang kerja sama, sportivitas, kedisiplinan, dan saling menghargai. Kemerdekaan akan lebih bermakna ketika dirayakan dengan kebersamaan dan memberikan ruang bagi semua untuk bergembira,” ungkapnya.

    Kegiatan berlangsung semarak hingga seluruh perlombaan selesai. Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara santri, jamaah majelis taklim, dan Penyuluh Agama Islam KUA Tongas. Semangat kemerdekaan pun dirayakan dengan cara sederhana: berkumpul, tertawa, bersilaturahmi, dan belajar menjadi pribadi yang kompak serta sportif.

  • Istighosah Rutin Majelis Taklim Al Ikhlas Dirangkai Peringatan Maulid Nabi

    Istighosah Rutin Majelis Taklim Al Ikhlas Dirangkai Peringatan Maulid Nabi

    Kontributor : Fifin NR | Editor : Muh. Hefni M – TimRed Bimas Islam

    TONGAS, (28/8/2026) – Majelis Taklim Al Ikhlas binaan Penyuluh Agama Islam KUA Tongas kembali menggelar istighosah rutin bulanan di Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas, Jumat (28/8/2026). Berbeda dari pertemuan rutin sebelumnya, kegiatan kali ini dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, diawali dengan pembacaan Maulid Diba’ oleh Zainuddin, S.Pd.I. dan Lutfi Hidayat, S.Pd.I., kemudian dilanjutkan dengan pembacaan istighosah dan tahlil oleh Mahfudz, S.Pd.I.

    Istighosah rutin menjadi salah satu sarana pembinaan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antar jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan ini, jamaah diajak untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, memanjatkan doa bersama, serta memperkuat ukhuwah. Momentum Maulid Nabi kali ini semakin memberikan nuansa spiritual dengan mengajak jamaah mengenang perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW.

    Dalam tausiyah singkat, Penyuluh Agama Islam KUA Tongas, Fifin Naili Rizkiyah, M.Pd., menyampaikan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW”. Ia mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi sebagai momentum memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari. “Mencintai Rasulullah tidak cukup hanya dengan memperbanyak shalawat dan memuji beliau. Cinta itu harus dibuktikan dengan meneladani akhlaknya. Rasulullah mengajarkan kita untuk jujur, sabar, penyayang, rendah hati, dan mudah memaafkan. Kalau setelah mengikuti Maulid kita menjadi lebih baik dalam bersikap kepada keluarga dan sesama, itulah salah satu tanda bahwa cinta kepada Rasulullah mulai tumbuh dalam diri kita,” tuturnya.

    Kegiatan ditutup dengan doa bersama dalam suasana penuh kekhusyukan. Melalui istighosah rutin yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi, Majelis Taklim Al Ikhlas diharapkan terus menjadi ruang pembinaan umat yang tidak hanya menguatkan spiritualitas jamaah, tetapi juga mendorong lahirnya akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat mencintai Rasulullah pun diharapkan terus tumbuh dan diwujudkan melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Menumbuhkan Cinta Rasul, Penyuluh Agama Kemenag Probolinggo Hadir di Lapas Perempuan Kraksaan

    Menumbuhkan Cinta Rasul, Penyuluh Agama Kemenag Probolinggo Hadir di Lapas Perempuan Kraksaan

    Kontributor : Hj. Fifin N.R / Editor : Muh. Hefni M – Timred Bimas Islam

    KRAKSAAN, 27 Agustus 2026 – Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama Islam kepada seluruh penghuni Lapas Perempuan Kraksaan, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mushala Lapas tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, diawali dengan pembacaan Maulid Diba’ yang diikuti dengan khidmat oleh para warga binaan.

    Bimbingan penyuluhan menghadirkan Kudsiya Azizah, S.Ag. dan Fifin Naili Rizkiyah, M.Pd. sebagai pengisi materi. Mengangkat tema “Menumbuhkan Cinta kepada Rasulullah SAW”, kegiatan diarahkan untuk menguatkan kembali kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadikan akhlak dan keteladanan beliau sebagai inspirasi dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam proses memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.

    Dalam penyampaiannya, Fifin menyampaikan bahwa mencintai Rasulullah SAW tidak cukup hanya dengan mengungkapkan rasa cinta melalui lisan, tetapi perlu dibuktikan melalui sikap dan perilaku sehari-hari.

    “Cinta kepada Rasulullah bukan hanya tentang seberapa sering kita menyebut nama beliau, tetapi seberapa jauh kita berusaha mengikuti akhlaknya. Ketika kita belajar memaafkan, bersabar, berkata baik, menjaga hati, dan memperbaiki diri, sesungguhnya kita sedang berusaha meneladani Rasulullah SAW,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kudsiya Azizah mengajak para warga binaan untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan untuk melakukan hijrah menuju pribadi yang lebih baik.

    “Masa lalu tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berharap kepada Allah SWT. Jangan biarkan masa lalu menentukan siapa kita selamanya. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kasih sayang, taubat, dan harapan kepada Allah selalu terbuka. Yang terpenting adalah kemauan untuk berubah dan terus melangkah menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan refleksi. Melalui bimbingan keagamaan dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo berharap para warga binaan semakin mendapatkan penguatan spiritual, ketenangan batin, serta motivasi untuk memperbaiki diri. Meneladani Rasulullah SAW menjadi jalan untuk menumbuhkan harapan, memperbaiki akhlak, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

  • Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, KUA Tongas Bersama Keluarga Besar Madrasah Gelar Upacara Bersama di Halaman KUA

    Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, KUA Tongas Bersama Keluarga Besar Madrasah Gelar Upacara Bersama di Halaman KUA

    Kontributor : Fifin NR | Editor Tim Redaksi Bimaispro

    Tongas, (17/8/2026) – Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, KUA Tongas bersama DWP UP KUA Tongas, Pengawas Madrasah, Kepala Sekolah, serta guru-guru MI/RA se-Kecamatan Tongas melaksanakan upacara bendera, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat di halaman KUA Tongas dengan penuh semangat nasionalisme dan kebersamaan dari seluruh peserta.

    Pelaksanaan upacara melibatkan kolaborasi keluarga besar madrasah. Seluruh petugas upacara berasal dari guru-guru MI, sementara tim paduan suara terdiri dari guru-guru RA se-Kecamatan Tongas. Penampilan para petugas berlangsung tertib dan kompak, menunjukkan kesiapan serta semangat para pendidik dalam mengambil bagian pada momentum penting peringatan kemerdekaan Indonesia.

    Bertindak sebagai pembina upacara, Pengawas Madrasah Kecamatan Tongas, Suparman, S.Pd., M.Pd., mengajak seluruh peserta menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan tanggung jawab. “Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan karya, kedisiplinan, kejujuran, serta memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus,” pesannya.

    Suparman juga menekankan pentingnya sinergi antara madrasah, KUA, guru, dan seluruh unsur pendidikan dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai nasionalisme, toleransi, gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air sejak usia dini.

    Upacara berlangsung dengan tertib hingga selesai dan ditutup dengan suasana kebersamaan seluruh peserta. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan harus terus diwariskan melalui pengabdian nyata. Dari halaman KUA Tongas, semangat kemerdekaan terus dinyalakan melalui sinergi, pendidikan, dan pengabdian untuk generasi Indonesia yang lebih baik.

  • Pawai Budaya IGRA Kecamatan Tongas Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Libatkan 2.000 Peserta

    Pawai Budaya IGRA Kecamatan Tongas Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Libatkan 2.000 Peserta

    Kontributor : Fifih NR | Editor tim redaksi Bimas Islam

    TONGAS,(15/8/2026) – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kecamatan Tongas menggelar Pawai Budaya dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026), bertempat di Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas. Kegiatan berlangsung meriah dan semarak dengan melibatkan sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari guru, murid, dan orang tua dari 27 lembaga Raudhatul Athfal (RA) se-Kecamatan Tongas.

    Beragam busana dan kreasi budaya ditampilkan dalam pawai tersebut. Para peserta membawa semangat kebersamaan dengan menampilkan kostum bernuansa budaya, kreativitas anak, serta berbagai atribut yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Ketua IGRA Kecamatan Tongas, Siti Aminah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk mengenalkan keberagaman budaya kepada anak sejak usia dini sekaligus mempererat silaturahmi antar-RA. “Pawai budaya ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk mengenal keberagaman, mencintai budaya Indonesia, dan belajar tampil percaya diri bersama teman-temannya,” ujarnya.

    Dalam sambutan pelepasan, Pengawas RA Kecamatan Tongas, Siti Nur Fadilah, M.Pd., mengapresiasi antusiasme seluruh lembaga, guru, murid, dan orang tua yang turut menyukseskan kegiatan. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai edukatif yang penting bagi perkembangan anak. “Anak-anak belajar bahwa Indonesia itu kaya akan budaya dan perbedaan. Melalui pawai ini, mari kita tanamkan sejak dini rasa cinta tanah air, percaya diri, kebersamaan, dan sikap saling menghargai. Biarkan anak-anak menikmati prosesnya, karena dari kegembiraan itulah mereka belajar,” tuturnya.

    Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Tongas turut mengambil peran dalam menyukseskan Pawai Budaya IGRA Kecamatan Tongas. Lutfi Hidayat, S.Pd.I. bertugas sebagai Master of Ceremony (MC) yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat dan suasana yang ceria, sementara Fifin Naili Rizkiyah, M.Pd. turut dipercaya sebagai juri untuk menilai penampilan paran peserta. Keterlibatan Penyuluh Agama ini menjadi wujud sinergi KUA Tongas dalam mendukung kegiatan pendidikan, kebudayaan, dan pembinaan generasi sejak usia dini.

    Pawai Budaya IGRA Kecamatan Tongas berlangsung semarak dengan antusiasme peserta dan masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara lembaga RA, guru, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak. Semangat kemerdekaan pun terasa semakin hidup melalui langkah kecil anak-anak RA yang tampil penuh percaya diri membawa pesan “Berbeda dalam budaya, bersatu dalam Indonesia.”

  • KUA Tongas Gelar Gladi Kotor Persiapan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    KUA Tongas Gelar Gladi Kotor Persiapan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    Kontributor : Fifin Naili R / Editor : Lutfi Hidayat

    TONGAS, 13 Agustus 2026 – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, unsur KUA, Pengawas, Kepala Sekolah, serta guru-guru RA dan MI se-Kecamatan Tongas mengikuti gladi kotor upacara, Kamis (13/8/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di halaman KUA Tongas ini menjadi bagian dari persiapan agar pelaksanaan upacara pada 17 Agustus mendatang dapat berjalan tertib, khidmat, dan lancar.

    Gladi kotor meliputi latihan baris-berbaris, pembagian posisi peserta, penyesuaian formasi, serta simulasi rangkaian upacara. Seluruh peserta mengikuti latihan dengan penuh semangat dan kedisiplinan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara KUA, Pengawas, kepala sekolah, dan para pendidik Raudlatul Athfal dan Madrasah di Kecamatan Tongas dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

    Kegiatan upacara ini diinisiasi oleh KKMI Kecamatan Tongas. Subandi, S.Ag selaku Ketua KKMI menyampaikan bahwa keterlibatan keluarga besar madrasah dalam upacara kemerdekaan merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus upaya menanamkan semangat nasionalisme kepada para pendidik dan peserta didik.

    “Upacara kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial. Di dalamnya ada nilai perjuangan, kedisiplinan, persatuan, dan rasa syukur atas kemerdekaan. Karena itu, kami ingin seluruh keluarga besar MI dan RA ikut mengambil bagian dan memberikan teladan kepada anak-anak,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala KUA Tongas, Wildan Mahbubul Haq, S.Ag., M.Pd.I., selaku tuan rumah menyambut baik pelaksanaan upacara gabungan berbagai unsur di halaman KUA Tongas. Ia berharap sinergi lintas unsur tersebut dapat terus terjaga.

    “Halaman KUA hari ini menjadi ruang kebersamaan untuk mempersiapkan momentum bersejarah. Semoga semangat yang kita bangun dalam gladi ini tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi menjadi semangat untuk terus memberikan pelayanan dan pendidikan terbaik bagi masyarakat serta generasi penerus bangsa,” tuturnya.

  • “GEBER MAS” KUA Tongas, Penyuluh Agama dan Takmir Masjid Bersama Wujudkan Masjid Bersih dan Nyaman

    “GEBER MAS” KUA Tongas, Penyuluh Agama dan Takmir Masjid Bersama Wujudkan Masjid Bersih dan Nyaman

    Kontributor : Fifin Naili R / Editor : Muh. Hefni M – Tim Bimas Islam

    TONGAS, 10 Agustus 2026 – Penyuluh Agama Islam KUA Tongas bersama Takmir Masjid Atiyatul Karim melaksanakan GEBERMAS (Gerakan Bersih-Bersih Masjid), Senin (10/8/2026). Kegiatan diawali dengan mengikuti Zoom Meeting Kick Off GEBERMAS yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian dan budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan masjid sebagai pusat ibadah dan aktivitas masyarakat.

    Usai mengikuti kick off secara daring, Penyuluh Agama Islam KUA Tongas bersama Takmir Masjid Atiyatul Karim langsung melanjutkan kegiatan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan masjid. Kegiatan meliputi membersihkan ruang utama masjid, halaman, tempat wudu, serta area pendukung lainnya. Dengan penuh semangat kebersamaan, para peserta bahu-membahu memastikan lingkungan masjid tetap bersih, rapi, dan nyaman bagi jamaah.

    Ketua Takmir Masjid Atiyatul Karim, Kyai Hamid, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap gerakan yang diinisiasi Kementerian Agama tersebut. Menurutnya, menjaga kebersihan masjid bukan hanya tanggung jawab takmir, tetapi merupakan kepedulian bersama seluruh umat. “Kami sangat mendukung GEBERMAS yang digagas Kementerian Agama. Masjid adalah rumah Allah dan tempat berkumpulnya umat. Karena itu, sudah seharusnya kita bersama-sama menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanannya agar jamaah semakin betah beribadah,” tuturnya.

    Penyuluh Agama Islam KUA Tongas juga menegaskan bahwa GEBERMAS tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih secara seremonial, tetapi diharapkan menjadi gerakan yang menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari nilai keagamaan. Masjid yang bersih dan nyaman akan semakin mendukung terciptanya suasana ibadah yang khusyuk sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.

    Melalui GEBERMAS, KUA Tongas bersama Takmir Masjid Atiyatul Karim berharap semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan masjid dapat terus berlanjut dan menginspirasi masyarakat. Masjid bersih, ibadah nyaman, umat semakin guyub menjadi semangat bersama untuk menjadikan masjid sebagai tempat ibadah yang tidak hanya suci dan nyaman, tetapi juga hidup dengan berbagai kegiatan positif bagi masyarakat.

  • DWP UP KUA Tongas Ikuti Webinar Parenting Inklusif dan Gelar Doa Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    DWP UP KUA Tongas Ikuti Webinar Parenting Inklusif dan Gelar Doa Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    Kontributor : Fifin Naili R / Editor : Lutfi Hidayat

    TONGAS, (06 Agustus 2026) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana KUA Tongas mengikuti kegiatan Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh DWP Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kamis pagi (06/08/2026).

    Webinar tersebut mengangkat tema “Parenting Pendidikan Inklusif: Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak Inklusi”, sebagai upaya meningkatkan wawasan anggota DWP dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara adil, inklusif, dan penuh kasih sayang.

    Kegiatan yang diikuti secara daring ini memberikan pemahaman bahwa setiap anak memiliki potensi dan keunikan yang patut dihargai. Orang tua didorong untuk menciptakan lingkungan yang menerima perbedaan, memberikan dukungan emosional, serta membangun rasa percaya diri anak agar mampu berkembang secara optimal tanpa merasa dibatasi oleh kondisi yang dimilikinya. Antusiasme peserta terlihat dari keseriusan mengikuti seluruh rangkaian materi hingga sesi diskusi.

    Usai mengikuti webinar, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan dan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembinaan disampaikan oleh Kepala KUA Tongas, Wildan Mahbubul Haq, S.Ag., M.Pd.I yang mengajak seluruh anggota DWP untuk terus memperkuat peran sebagai pendamping keluarga ASN sekaligus mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Kementerian Agama.

    Dalam arahannya, Wildan menyampaikan bahwa “Kemerdekaan yang sesungguhnya bukan hanya terbebas dari penjajahan, tetapi juga menghadirkan ruang bagi setiap anak untuk tumbuh, belajar, dan berkarya tanpa diskriminasi. Ketika keluarga mampu menerima setiap keunikan anak dengan kasih sayang, di situlah lahir generasi yang percaya diri, berakhlak mulia, dan siap memberikan manfaat bagi bangsa,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, DWP UP KUA Tongas berharap para anggotanya semakin memperkaya wawasan tentang pola asuh yang inklusif sekaligus mempererat kebersamaan melalui pembinaan dan doa bersama. Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas keluarga, memperkuat nilai persatuan, serta mendukung terwujudnya pelayanan Kementerian Agama yang profesional, humanis, dan berintegritas.

  • Bekali 14 Pasang Calon Pengantin, KUA Pusaka Tongas Gelar Bimbingan Perkawinan untuk Wujudkan Keluarga Sakinah

    Bekali 14 Pasang Calon Pengantin, KUA Pusaka Tongas Gelar Bimbingan Perkawinan untuk Wujudkan Keluarga Sakinah

    Kontributor : Fifin NR / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Bimas Islam

    Tongas (5/8/2026) – KUA Pusaka Tongas kembali menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi 14 pasang calon pengantin pada Rabu (5/8) di Balai Nikah KUA Pusaka Tongas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam membekali calon pengantin dengan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, tangguh, serta berketahanan.

    Kepala KUA Pusaka Tongas, Wildan Mahbubul Haq, S.Ag., M.Pd.I., bertindak sebagai fasilitator di dampingi penyuluh Sgama Islam Lutfi Hidayat, S.Pd.I., Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab.

    Dalam paparannya, Wildan menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan visi, komitmen, dan tanggung jawab untuk saling menguatkan dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, keluarga sakinah dibangun melalui komunikasi yang sehat, saling menghormati, kemampuan mengelola emosi, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan kehidupan bersama.

    Rumah tangga yang kokoh tidak lahir karena pasangan yang sempurna, tetapi karena suami dan istri sama-sama mau belajar, saling memahami, dan bertumbuh bersama. Pernikahan bukan tentang siapa yang selalu benar, melainkan bagaimana keduanya tetap berjalan searah menuju ridha Allah SWT,” ujar Wildan.

    Sementara itu, Lutfi Hidayat mengajak para calon pengantin untuk mempersiapkan kehidupan keluarga secara menyeluruh, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, maupun pola pengasuhan anak. Ia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan keluarga tidak hanya terbatas pada kebutuhan materi, tetapi juga mencakup kasih sayang, pendidikan karakter, dan penanaman nilai-nilai keagamaan sejak dini sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan berkualitas.

    Melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan ini, KUA Pusaka Tongas berharap setiap calon pengantin memiliki bekal yang memadai untuk membangun keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dengan kesiapan mental, spiritual, dan sosial yang baik, diharapkan mereka mampu mewujudkan keluarga yang tangguh, menjadi tempat tumbuhnya generasi penerus yang berkualitas, serta berkontribusi dalam menciptakan keluarga Indonesia yang sejahtera dan berketahanan.

  • Komitmen KUA Tongas Wujudkan ‘MAHAR’, Seluruh Layanan Dilaksanakan Gratis Sesuai Ketentuan

    Komitmen KUA Tongas Wujudkan ‘MAHAR’, Seluruh Layanan Dilaksanakan Gratis Sesuai Ketentuan

    Kontributor : Fifin Naili R / Editor : Lutfi Hidayat

    TONGAS, (05 Agustus 2026) – Komitmen mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas gratifikasi terus diperkuat oleh KUA Pusaka Tongas melalui gerakan MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi). Komitmen tersebut diwujudkan dalam setiap layanan kepada masyarakat, mulai dari pendaftaran nikah, permohonan duplikat buku nikah, permohonan ikrar wakaf, layanan rekomendasi nikah, legalisasi dokumen, konsultasi keagamaan, hingga berbagai layanan administrasi lainnya di KUA Tongas.

    Masyarakat pemohon layanan mengajukan berbagai keperluan administrasi di KUA Tongas, Rabu pagi (05/08/2026), seluruh layanan diproses sesuai prosedur dan tidak dipungut biaya (gratis) sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk jenis layanan tersebut.

    Kepala KUA Pusaka Tongas menegaskan bahwa seluruh aparatur KUA berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, ramah, cepat, dan berintegritas. Masyarakat juga diimbau untuk tidak memberikan hadiah, uang, bingkisan, maupun bentuk pemberian lainnya kepada petugas sebagai ungkapan terima kasih, karena pelayanan yang diberikan merupakan bagian dari amanah sebagai pelayan masyarakat.

    Salah seorang pemohon layanan duplikat buku nikah, Supar, warga Desa Tongas Wetan, mengaku puas atas pelayanan yang diterimanya saat dimintai tanggapan mengenai kualitas layanan di KUA Tongas.

    “Pelayanannya sangat baik, petugasnya ramah, prosesnya jelas dan cepat. Saya juga tidak diminta biaya apa pun. Terima kasih kepada KUA Tongas yang telah memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat,” ungkapnya.

    KUA Pusaka Tongas terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas pelayanan publik dengan mendukung gerakan MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi). Komitmen membangun budaya integritas ini menjadi wujud nyata pelayanan publik yang bersih, sehingga masyarakat semakin yakin bahwa setiap layanan di KUA Tongas diberikan secara adil, transparan, dan tanpa gratifikasi maupun pungutan liar.