Kebaikan Bapak Ali, KUA dan Polsek Tegalsiwalan Siapkan Isbat Nikah Massal

Written by

in

Kontributor: Saiful Bahri/ Editor : Hifniy – Tiem Bimas

Tegalsiwalan — Sebuah niat baik untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan legalitas pernikahan mulai menemukan jalannya. Bapak Ali, seorang aghniya yang memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekitar, berinisiatif membantu pembiayaan Isbat Nikah Massal bagi warga yang belum memiliki Kutipan Akta Nikah.

Niat tersebut kemudian dikomunikasikan melalui Kapolsek Tegalsiwalan AKP Henky Yuwana, S.H. untuk dicarikan jalan bersama dengan pihak-pihak terkait. Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala KUA Kecamatan Tegalsiwalan Ananto Pratikno menugaskan Penyuluh Agama Islam Saiful Bahri dan Chomisun untuk melakukan koordinasi lintas sektoral dengan Polsek Tegalsiwalan.

Koordinasi berlangsung di Mapolsek Tegalsiwalan, Kamis (10/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, Saiful Bahri dan Chomisun bertemu langsung dengan Kapolsek Tegalsiwalan AKP Henky Yuwana, S.H., yang pada kesempatan itu didampingi oleh istrinya.

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyatukan langkah dan membicarakan kemungkinan pelaksanaan Isbat Nikah Massal bagi masyarakat kurang mampu. Gagasan ini mendapat perhatian karena tidak sekadar berbicara tentang administrasi, tetapi menyangkut hak masyarakat untuk memperoleh kepastian dan legalitas hukum atas pernikahan mereka.

Bapak Ali sendiri menyatakan keinginannya untuk menanggung pembiayaan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Niat baik tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi keluarga-keluarga yang selama ini terkendala biaya maupun kondisi lainnya untuk memperoleh legalitas pernikahan.

Bagi KUA Tegalsiwalan, inisiatif tersebut menjadi momentum penting untuk membangun sinergi dengan berbagai unsur. Penyuluh Agama Islam tidak hanya memiliki peran dalam memberikan bimbingan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

Hasil koordinasi menyepakati bahwa Saiful Bahri dan Chomisun akan melanjutkan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti gagasan tersebut, termasuk memastikan mekanisme, persyaratan, pendataan calon peserta, serta aspek teknis lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala KUA Tegalsiwalan Ananto Pratikno berharap ikhtiar bersama tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Jika niat baik Bapak Ali dapat diwujudkan, maka bantuan tersebut bukan sekadar pembiayaan sebuah kegiatan. Lebih dari itu, ia menjadi bentuk kepedulian yang dapat membantu keluarga-keluarga kurang mampu memperoleh legalitas pernikahan, kepastian hukum, serta akses terhadap berbagai hak administrasi kependudukan.

Dari sebuah niat baik, kemudian lahir sebuah ikhtiar bersama. KUA Tegalsiwalan dan Polsek Tegalsiwalan berharap langkah kecil ini dapat menjadi jalan hadirnya kemanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *