Deklarasi Bersih dari Dalam: Kepala hingga Staf KUA Tiris Gandeng Catin Tolak Gratifikasi

Written by

in

Kontributor : Nanang Qosim / Editor : Muh. Hefni M – TimRed Bimas Islam

TIRIS, (10/09/2026) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tiris menyelenggarakan program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang dirangkaikan dengan sosialisasi kegiatan Anti-Gratifikasi (MAHAR) pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan pembekalan pranikah ini dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB, bertempat di ruang aula KUA, dengan dipimpin langsung oleh Kepala KUA didampingi para penyuluh agama dan staf pelayanan setempat.

Program Bimwin ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan kepada para calon pengantin dalam membangun fondasi rumah tangga yang kokoh. Namun, pada kesempatan kali ini, pihak KUA Tiris secara khusus menyisipkan agenda sosialisasi pencegahan korupsi dan gratifikasi di sektor pelayanan publik. Para penyuluh memberikan pemahaman tegas kepada peserta bahwa seluruh layanan pencatatan nikah berjalan sesuai regulasi tanpa adanya pungutan liar.

Pihak KUA menegaskan larangan pemberian tip, hadiah, atau uang pelicin dalam bentuk apa pun kepada petugas. Sosialisasi bertajuk “MAHAR” ini merupakan komitmen nyata instansi untuk menciptakan Zona Integritas dan mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, serta profesional dalam melayani masyarakat. Calon pengantin diedukasi bahwa biaya administrasi pencatatan nikah telah diatur secara resmi melalui mekanisme Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pelaksanaan kegiatan yang berjalan tertib ini juga didokumentasikan dengan baik. Seperti yang terlihat pada fail IMG-20260910-WA0007.jpg, jajaran Kepala KUA, penyuluh, staf, dan para peserta bimbingan melakukan sesi foto bersama di dalam ruangan KUA Pusaka Kecamatan Tiris. Dalam gambar tersebut, tampak sejumlah peserta dan staf memegang plakat dan sertifikat kampanye “MAHAR”, sebagai simbol komitmen bersama antara masyarakat dan pelayan publik dalam menolak praktik gratifikasi.

Penggabungan agenda bimbingan pranikah dengan edukasi antikorupsi dinilai sebagai langkah strategis yang efektif. Melalui kegiatan yang komprehensif ini, KUA Tiris tidak hanya berharap dapat mencetak pasangan suami istri yang harmonis dan memahami manajemen keluarga, tetapi juga membentuk masyarakat yang kritis dan mendukung penuh terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas tinggi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *