Kontributor : Rodinabillah / Editor : Muh. Hefni M – Tim Bimas Islam
Sukapura, Kamis 27 Agustus 2026 — Forkopimcam Sukapura menggelar jalan sehat dan aneka lomba kemerdekaan. Sejenak tanpa sekat pekerjaan dan rivalitas, pegawai antarinstansi bertemu sebagai sesama anak bangsa.
Kegiatan yang digelar Forkopimcam Sukapura ini diikuti berbagai unsur pelayanan masyarakat. Hadir KUA Kecamatan Sukapura, Polsek Sukapura, Koramil Sukapura, Puskesmas Sukapura, jajaran pegawai Kecamatan Sukapura, serta ibu-ibu kader PLKB. Mereka membaur dalam suasana penuh keakraban.
Jalan sehat menjadi pembuka kegiatan. Setelah itu, peserta mengikuti berbagai perlombaan yang sederhana, menarik, dan mengundang tawa. Ada lomba memindahkan air, pukul paku estafet, tiup gelas estafet, memasukkan paku ke dalam botol, hingga susun kaleng.
Setiap tim terdiri dari lima orang. Kekompakan, komunikasi, dan kerja sama menjadi kunci. Tidak jarang strategi yang sudah disusun justru berakhir dengan tawa. Peserta saling menyemangati, sementara penonton memberikan tepuk tangan dan sorakan.
Dari rangkaian perlombaan tersebut, KUA Kecamatan Sukapura berhasil meraih Juara 1. Juara 2 diraih Kecamatan Sukapura, sedangkan Juara 3 diraih Puskesmas Sukapura.
Meski ada perlombaan dan penentuan juara, suasana tetap terasa akrab. Tidak ada rivalitas yang berlebihan. Kemenangan satu tim justru disambut dengan kegembiraan bersama.
Camat Sukapura, Nur Rachmad Sholeh, S.STP., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarinstansi.
«“Kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan upacara. Kebersamaan seperti ini juga penting. Kita bisa saling mengenal lebih dekat, membangun kekompakan, dan memperkuat hubungan antarinstansi,” ujarnya.»
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sukapura, Muhammad Arif Rahman Hakim, S.H., menyampaikan rasa syukur atas capaian timnya. Namun, menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama.
“Juara satu tentu membanggakan. Tetapi yang lebih penting adalah kebersamaan. Hari ini kita bisa berkumpul tanpa sekat pekerjaan dan tanpa persaingan. Kita bermain dan tertawa bersama sebagai keluarga besar Kecamatan Sukapura,” katanya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi tidak selalu harus dibangun melalui rapat atau urusan kedinasan. Kebersamaan juga dapat tumbuh dari kegiatan sederhana yang mempertemukan orang-orang dalam suasana santai.
Untuk sesaat, tugas, jabatan, target, dan kesibukan pekerjaan diletakkan di luar arena. Pegawai Kecamatan, KUA, Polsek, Koramil, Puskesmas, dan kader PLKB hadir sebagai sesama warga yang ingin menikmati kemerdekaan.
KUA Sukapura pulang membawa Juara 1, Kecamatan Sukapura Juara 2, dan Puskesmas Sukapura Juara 3. Namun, semua peserta membawa pulang sesuatu yang lebih berharga: tawa, keakraban, dan rasa persaudaraan.
Sebab dalam perlombaan, juara memang berbeda. Tetapi dalam persaudaraan, semua adalah pemenang. Semangat itulah yang membuat kemerdekaan terasa lebih dekat: ketika sesama anak bangsa dapat berkumpul tanpa sekat, saling menghargai, dan merayakan Indonesia bersama.

Leave a Reply