Kontributor : Alif / Editor : Saiful
Tiris, 20 Agustus 2026 — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tiris terus memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan kepada jamaah Majelis Taklim Annahdiyah yang digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 18.30 WIB, bertempat di Desa Watupanjang, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan yang diikuti sekitar 80 jamaah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat sekaligus membangun ketahanan umat terhadap berbagai pengaruh paham dan aliran keagamaan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam yang moderat.
Dalam pembinaan, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tiris Zainullah, S. Fil, memberikan penguatan mengenai pentingnya berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah, serta memahami ajaran Islam melalui sumber yang terpercaya dan bimbingan para ulama yang kredibel. Jamaah juga diajak untuk membiasakan sikap tabayyun, terutama dalam menerima, menilai, maupun menyebarkan informasi keagamaan yang belum diketahui secara jelas kebenarannya.
Selain penguatan pemahaman keagamaan, jamaah didorong untuk bersama-sama menjaga ukhuwah Islamiyah, kerukunan, toleransi, dan persatuan. Perbedaan yang muncul di tengah masyarakat hendaknya disikapi secara bijaksana dengan mengedepankan dialog, saling menghormati, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan perselisihan dan konflik.
Melalui kegiatan tersebut, Majelis Taklim Annahdiyah diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk meningkatkan keimanan dan wawasan keislaman, tetapi juga mampu menjadi benteng masyarakat dalam menghadapi berbagai pengaruh paham keagamaan yang menyimpang dari nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tiris berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui edukasi dan pembinaan keagamaan yang persuasif, humanis, dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang religius, rukun, damai, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama.

Leave a Reply