Kontributor : Agus Hary / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Bimas Islam
KRAKSAAN, 12 Agustus 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan keagamaan “Salat Tasbih Berjemaah dan Istigasah di Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP. Salat Tasbih berjemaah dan Istigasah diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota DWP kabupaten, dinas, badan dan kecamatan se-Probolinggo. Acara dibuka oleh MC dan selanjutnya Ketua DWP Kemenag Kabupaten Probolinggo, Ny. Siti Choiriyah Samsur selaku Ketua Panitia menyampaikan laporan kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh anggota DWP Kabupaten Probolinggo sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Sambutan kemudian disampaikan oleh Ketua DWP Kabupaten Probolinggo, Ny. Rita Erik Susanti Ugas Irwanto. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh anggota untuk menjadikan momentum peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Nilai-nilai kemerdekaan diharapkan dapat diwujudkan melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan kontribusi positif perempuan dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan bangsa.

Memasuki inti kegiatan, seluruh peserta mengikuti Sholat Tasbih berjamaah dan Istighosah dengan khusyuk dan khidmat. Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin oleh Sri Musrifah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gending. Suasana penuh kekhusyukan semakin terasa ketika seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa dan memohon keberkahan serta keselamatan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Usai salat tasbih dan istighosah, ceramah agama diisi oleh Penyuluh Agama Islam, Lailatul Fikriyah kepada anggota DWP Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo. Pencerahan tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual serta motivasi dalam menjalankan peran di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan siraman rohani mengenai pentingnya mensyukuri kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Kemerdekaan dipandang sebagai nikmat yang harus diisi dengan kegiatan positif, memperkuat persatuan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Selain itu, disampaikan pula tentang peran penting perempuan dalam membangun bangsa. Perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang kuat, menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi penerus, serta berkontribusi dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kemajuan bagi Kabupaten Probolinggo serta bangsa Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, DWP Kabupaten Probolinggo berharap semangat kemerdekaan dapat senantiasa diiringi dengan peningkatan keimanan, rasa syukur, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama.
Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia pun menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan bukan hanya dengan pembangunan secara fisik, tetapi juga dengan membangun karakter, spiritualitas, keluarga, dan generasi bangsa yang lebih baik.
Selain sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, kegiatan istigasah ini juga menjadi wadah mempererat ukhuwah islamiyah dan kebersamaan antaranggota DWP. Kegiatan di Masjid Ar-Raudlah Kraksaan berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh kebersamaan. (Red)

Leave a Reply