Author: KUA Gending

  • DWP KUA Gending Peringati Maulid Nabi, Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan

    DWP KUA Gending Peringati Maulid Nabi, Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan

    Kontributor: Agus Hariyanto/ Editor : Saiful

    Gending, 8 September 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) KUA Kecamatan Gending menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar KUA Gending.

    Kegiatan berlangsung khidmat dalam suasana penuh kekeluargaan. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan Kepala KUA Kecamatan Gending Fathurrosi, S.Pd.I, beliau mengajak seluruh anggota DWP menjadikan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

    Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat.

    Kegiatan dilanjutkan dengan Mauidzoh Hasanah yang disampaikan oleh Lailatul Fikriyah. Dalam tausiyahnya, disampaikan berbagai hikmah Maulid Nabi, di antaranya pentingnya memperkuat iman, memperbaiki akhlak, menjaga silaturahmi, dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

    Melalui kegiatan tersebut, seluruh keluarga besar KUA Gending diharapkan semakin termotivasi untuk mengamalkan ajaran dan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

    Peringatan Maulid Nabi berlangsung lancar dan penuh kekhidmatan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kesehatan, kerukunan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

  • KUA Gending Gelar Bimwin Pranikah bagi 17 Pasang Calon Pengantin Di Puskesmas Gending

    KUA Gending Gelar Bimwin Pranikah bagi 17 Pasang Calon Pengantin Di Puskesmas Gending

    Kontributor : Agus Hariyanto / Editor : Tim Bimas

    Gending, 26 Agustus 2026 — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gending kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembekalan kepada calon pengantin melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pranikah bagi 17 pasang calon pengantin. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Puskesmas Gending, Rabu (26/08/2026).

    Acara dipandu oleh Achmad Fauzi dan diawali dengan sambutan Kepala KUA Kecamatan Gending, Fathurrozi, S. Ag. serta Kepala Puskesmas Gending, dr. Pungky Arianti, yang akrab disapa Bu Pungky. Dalam sambutannya, kedua pimpinan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memberikan pembekalan yang menyeluruh kepada calon pengantin.

    Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemeriksaan berkas dan pendaftaran secara online yang dilakukan oleh petugas KUA. Proses tersebut didampingi oleh penyuluh agama Islam guna memastikan administrasi calon pengantin berjalan tertib dan lancar.

    Setelah proses administrasi, para calon pengantin mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan oleh petugas Puskesmas Gending.

    Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon pengantin agar memahami kondisi kesehatan masing-masing sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi bimbingan. Pemateri pertama, Penyuluh Agama Islam Lailatul Fikriyah, memberikan materi pembekalan bagi calon pengantin mengenai kesiapan membangun kehidupan keluarga.

    Penyampaian materi berlangsung interaktif sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan dengan antusias.

    Suasana semakin meriah dengan hadirnya Bunda Musrifah yang memimpin sesi ice breaking. Kegiatan tersebut berhasil mencairkan suasana, meningkatkan semangat peserta, sekaligus membuat rangkaian Bimwin menjadi lebih menyenangkan dan interaktif.

    Selanjutnya, Laili Muharromah dari Puskesmas Gending menyampaikan materi terkait kesehatan calon pengantin dan keluarga. Materi kesehatan diberikan sebagai bekal agar calon pengantin semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.

    Untuk menambah manfaat dan keberkahan kegiatan, rangkaian acara ditutup oleh Agus Harianto. Penutupan menjadi momentum untuk menguatkan kembali harapan agar ilmu dan pembekalan yang diperoleh para peserta dapat diterapkan dalam kehidupan rumah tangga.

    Kegiatan Bimwin Pranikah yang diikuti 17 pasang calon pengantin tersebut berjalan dengan sukses, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana berkat kerja sama lintas sektor yang hangat antara KUA Kecamatan Gending, Penyuluh Agama Islam, dan Puskesmas Gending.

    Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga sehingga program pembinaan calon pengantin dapat memberikan manfaat yang lebih luas dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, sehat, harmonis, dan penuh keberkahan.

  • Perkuat Silaturrahmi Jelang HUT Kemerdekaan RI, DWP Probolinggo Gelar Salat Tasbih Berjemaah dan Istigasah

    Perkuat Silaturrahmi Jelang HUT Kemerdekaan RI, DWP Probolinggo Gelar Salat Tasbih Berjemaah dan Istigasah

    Kontributor : Agus Hary / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Bimas Islam

    KRAKSAAN, 12 Agustus 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan keagamaan “Salat Tasbih Berjemaah dan Istigasah di Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP. Salat Tasbih berjemaah dan Istigasah diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota DWP kabupaten, dinas, badan dan kecamatan se-Probolinggo. Acara dibuka oleh MC dan selanjutnya Ketua DWP Kemenag Kabupaten Probolinggo, Ny. Siti Choiriyah Samsur selaku Ketua Panitia menyampaikan laporan kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh anggota DWP Kabupaten Probolinggo sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

    Sambutan kemudian disampaikan oleh Ketua DWP Kabupaten Probolinggo, Ny. Rita Erik Susanti Ugas Irwanto. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh anggota untuk menjadikan momentum peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Nilai-nilai kemerdekaan diharapkan dapat diwujudkan melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan kontribusi positif perempuan dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan bangsa.

    Memasuki inti kegiatan, seluruh peserta mengikuti Sholat Tasbih berjamaah dan Istighosah dengan khusyuk dan khidmat. Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin oleh Sri Musrifah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gending. Suasana penuh kekhusyukan semakin terasa ketika seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa dan memohon keberkahan serta keselamatan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

    Usai salat tasbih dan istighosah, ceramah agama diisi oleh Penyuluh Agama Islam, Lailatul Fikriyah kepada anggota DWP Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo. Pencerahan tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual serta motivasi dalam menjalankan peran di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan siraman rohani mengenai pentingnya mensyukuri kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Kemerdekaan dipandang sebagai nikmat yang harus diisi dengan kegiatan positif, memperkuat persatuan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

    Selain itu, disampaikan pula tentang peran penting perempuan dalam membangun bangsa. Perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang kuat, menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi penerus, serta berkontribusi dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.

    Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kemajuan bagi Kabupaten Probolinggo serta bangsa Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, DWP Kabupaten Probolinggo berharap semangat kemerdekaan dapat senantiasa diiringi dengan peningkatan keimanan, rasa syukur, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama.

    Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia pun menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan bukan hanya dengan pembangunan secara fisik, tetapi juga dengan membangun karakter, spiritualitas, keluarga, dan generasi bangsa yang lebih baik.

    Selain sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, kegiatan istigasah ini juga menjadi wadah mempererat ukhuwah islamiyah dan kebersamaan antaranggota DWP. Kegiatan di Masjid Ar-Raudlah Kraksaan berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh kebersamaan. (Red)

  • KUA Gending Bersinergi Cegah Stunting Sejak Pranikah

    KUA Gending Bersinergi Cegah Stunting Sejak Pranikah

    Kontributor: Agus Hariyanto/ Editor: Saiful

    Gending, 11 Agustus 2026 — Upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektoral. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gending menjalin sinergi bersama Puskesmas dan Pemerintah Kecamatan Gending melalui Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah bersama dalam membangun keluarga sehat dan berkualitas.

    Kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung percepatan penurunan dan pencegahan stunting, khususnya melalui pembekalan kepada Calon Pengantin (Catin) sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

    Melalui pembekalan pranikah, calon pasangan suami istri tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai kesiapan membangun rumah tangga, tetapi juga dibekali pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, pola hidup sehat, serta pentingnya pencegahan stunting sejak sebelum kehamilan.

    Kepala KUA Kecamatan Gending Fathurrozi, S. Ag menegaskan bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan dan kepedulian berbagai sektor. Menurutnya, KUA memiliki peran strategis karena berada pada tahap awal pembentukan keluarga, yakni ketika pasangan sedang mempersiapkan diri menuju kehidupan rumah tangga.

    “Melalui sinergi lintas sektoral ini, kami berharap calon pengantin memiliki bekal yang memadai untuk membangun keluarga yang sehat dan berkualitas. Dari keluarga yang sehat, kita berharap lahir generasi yang sehat dan bebas stunting,” ungkapnya.

    Dalam kolaborasi tersebut, Puskesmas Kecamatan Gending memberikan dukungan berupa edukasi kesehatan kepada calon pengantin. Materi yang diberikan mencakup kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, serta pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak masa sebelum kehamilan.

    Dukungan juga diberikan Pemerintah Kecamatan Gending sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus membangun sumber daya manusia yang berkualitas di wilayah Kecamatan Gending.

    Dengan terjalinnya MoU antara KUA, Puskesmas, dan Pemerintah Kecamatan Gending, koordinasi serta pendampingan kepada calon pengantin diharapkan semakin terarah dan optimal. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mempersiapkan keluarga sejak dari hulu, sehingga upaya pencegahan stunting dapat dilakukan lebih dini dan berkelanjutan.

    Sinergi tersebut pada akhirnya diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya generasi Gending yang sehat dan unggul.

    KUA Gending Bersinergi Membangun Keluarga, Mencegah Stunting, Mewujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas.

  • KUA Gending Bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan Gending dan BPN dalam Penyerahan Akta Ikrar Wakaf

    KUA Gending Bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan Gending dan BPN dalam Penyerahan Akta Ikrar Wakaf

    GENDING, 6 Agustus 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gending terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tertib administrasi dan percepatan sertifikasi tanah wakaf melalui sinergi lintas sektor bersama Pemerintah Kecamatan Gending dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan Penyerahan Akta Ikrar Wakaf (AIW) Yayasan Raudlatul Jannah sebanyak 7 wakaf, sebagai bagian dari upaya memperkuat legalitas dan kepastian hukum harta benda wakaf.

    Kegiatan yang berlangsung di Yayasan Raudlatul Jannah Kecamatan Gending tersebut dihadiri oleh jajaran KUA Gending, Pemerintah Kecamatan Gending, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), pengurus Yayasan Raudlatul Jannah, nadzir wakaf, serta para pihak yang berkepentingan dalam pengelolaan wakaf. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi antarinstansi dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.

    Kepala KUA Gending menyampaikan bahwa Akta Ikrar Wakaf merupakan dokumen autentik yang memiliki kedudukan penting dalam proses administrasi perwakafan. AIW menjadi dasar hukum dalam pengajuan sertifikasi tanah wakaf ke BPN sehingga aset wakaf memperoleh kepastian hukum dan terlindungi dari berbagai potensi sengketa di kemudian hari.

    Melalui sinergi dengan Pemerintah Kecamatan Gending dan BPN, proses percepatan sertifikasi tanah wakaf diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong tertib administrasi perwakafan serta memastikan bahwa seluruh aset wakaf dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan ibadah, pendidikan, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.

    Penyerahan Akta Ikrar Wakaf kepada Yayasan Raudlatul Jannah menjadi langkah nyata dalam memperkuat tata kelola wakaf yang amanah dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam maupun peraturan perundang-undangan. Dengan legalitas yang jelas, aset wakaf diharapkan dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

    KUA Gending menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan Pemerintah Kecamatan Gending, BPN, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dalam rangka mempercepat sertifikasi tanah wakaf. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan seluruh aset wakaf di wilayah Kecamatan Gending memiliki kepastian hukum, tertib administrasi, serta mampu menjadi instrumen pemberdayaan umat yang memberikan manfaat sepanjang masa.

  • Kompak, Bimbingan Perkawinan KUA Gending Libatkan Lintas Sektor

    Kompak, Bimbingan Perkawinan KUA Gending Libatkan Lintas Sektor

    Kontributor : Agus Hari / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Bimas Islam

    GENDING, (06 Agustus 2026) – Dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan keluarga serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gending menjalin sinergi dengan Pemerintah Kecamatan dan UPT Puskesmas Gending melalui pelaksanaan Program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pranikah bagi calon pengantin.

    Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pembekalan yang komprehensif kepada calon pengantin, baik dari aspek keagamaan maupun kesehatan. Melalui sinergi tersebut diharapkan terbentuk keluarga yang tangguh, harmonis, dan mampu mewujudkan ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, KUA Kecamatan Gending memberikan materi mengenai pentingnya membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah. Pembinaan tersebut menekankan pentingnya kesiapan mental dan spiritual calon pengantin, pemenuhan hak dan kewajiban suami istri, membangun komunikasi yang harmonis, menyelesaikan persoalan keluarga melalui musyawarah, serta menjadikan keluarga sebagai sarana beribadah kepada Allah SWT.

    Kepala KUA Kecamatan Gending, Fathur Rosi menyampaikan sosialisasi mengenai program MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi) sebagai bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas.

    Ia menegaskan bahwa seluruh pelayanan di KUA dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku serta mengimbau masyarakat agar tidak memberikan hadiah, uang, bingkisan, atau bentuk pemberian lainnya kepada petugas sebagai imbalan atas pelayanan.

    “Melalui gerakan MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi), KUA Kecamatan Gending mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya antigratifikasi demi terciptanya pelayanan yang profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi,” ungkapnya.

    Sementara itu, Perwakilan UPT Puskesmas Gending menyampaikan materi mengenai persiapan kesehatan pranikah sebagai langkah awal dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya pemeriksaan kesehatan (medical check-up) sebelum menikah, kesiapan usia reproduksi yang ideal, perencanaan kehamilan yang sehat, pemberian imunisasi Tetanus Toksoid (TT) bagi calon pengantin wanita, menjaga kesehatan organ reproduksi, penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi yang seimbang dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

    Petugas dari Pemerintah Kecamatan Gending menyampaikan apresiasi atas komitmen KUA Kecamatan Gending dalam menyelenggarakan Program Bimbingan Perkawinan Pranikah secara berkesinambungan. Program ini dinilai memiliki peran strategis dalam mempersiapkan calon pengantin agar memiliki kesiapan spiritual, mental, sosial, dan fisik sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

    Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kecamatan Gending menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan Bimbingan Perkawinan Pranikah sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan optimal.

    Melalui sinergi antara KUA Kecamatan Gending, Pemerintah Kecamatan Gending, dan UPT Puskesmas Gending, diharapkan Program Bimbingan Perkawinan Pranikah dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mempersiapkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, sehat, tangguh, serta mampu melahirkan generasi unggul. Kolaborasi ini sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan bebas dari gratifikasi.