Kontributor : Agus Hari / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Bimas Islam
GENDING, (06 Agustus 2026) – Dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan keluarga serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gending menjalin sinergi dengan Pemerintah Kecamatan dan UPT Puskesmas Gending melalui pelaksanaan Program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pranikah bagi calon pengantin.
Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pembekalan yang komprehensif kepada calon pengantin, baik dari aspek keagamaan maupun kesehatan. Melalui sinergi tersebut diharapkan terbentuk keluarga yang tangguh, harmonis, dan mampu mewujudkan ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, KUA Kecamatan Gending memberikan materi mengenai pentingnya membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah. Pembinaan tersebut menekankan pentingnya kesiapan mental dan spiritual calon pengantin, pemenuhan hak dan kewajiban suami istri, membangun komunikasi yang harmonis, menyelesaikan persoalan keluarga melalui musyawarah, serta menjadikan keluarga sebagai sarana beribadah kepada Allah SWT.
Kepala KUA Kecamatan Gending, Fathur Rosi menyampaikan sosialisasi mengenai program MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi) sebagai bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Ia menegaskan bahwa seluruh pelayanan di KUA dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku serta mengimbau masyarakat agar tidak memberikan hadiah, uang, bingkisan, atau bentuk pemberian lainnya kepada petugas sebagai imbalan atas pelayanan.
“Melalui gerakan MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi), KUA Kecamatan Gending mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya antigratifikasi demi terciptanya pelayanan yang profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi,” ungkapnya.
Sementara itu, Perwakilan UPT Puskesmas Gending menyampaikan materi mengenai persiapan kesehatan pranikah sebagai langkah awal dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya pemeriksaan kesehatan (medical check-up) sebelum menikah, kesiapan usia reproduksi yang ideal, perencanaan kehamilan yang sehat, pemberian imunisasi Tetanus Toksoid (TT) bagi calon pengantin wanita, menjaga kesehatan organ reproduksi, penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi yang seimbang dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Petugas dari Pemerintah Kecamatan Gending menyampaikan apresiasi atas komitmen KUA Kecamatan Gending dalam menyelenggarakan Program Bimbingan Perkawinan Pranikah secara berkesinambungan. Program ini dinilai memiliki peran strategis dalam mempersiapkan calon pengantin agar memiliki kesiapan spiritual, mental, sosial, dan fisik sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kecamatan Gending menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan Bimbingan Perkawinan Pranikah sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan optimal.
Melalui sinergi antara KUA Kecamatan Gending, Pemerintah Kecamatan Gending, dan UPT Puskesmas Gending, diharapkan Program Bimbingan Perkawinan Pranikah dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mempersiapkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, sehat, tangguh, serta mampu melahirkan generasi unggul. Kolaborasi ini sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan bebas dari gratifikasi.