Author: KUA Lumbang

  • Skrining Kesehatan di Pondok Pesantren Al Haqiqi Gandeng Penyuluh Agama Islam KUA Lumbang

    Skrining Kesehatan di Pondok Pesantren Al Haqiqi Gandeng Penyuluh Agama Islam KUA Lumbang

    Kontributor : Abd. Rahman / Editor : Lutfi Hidayat – Timred Bimas Islam

    LUMBANG, 02 September 2026 – Pondok Pesantren Al Haqiqi, Desa Tandonsentul, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan skrining kesehatan santri bekerja sama dengan Penyuluh Agama Islam KUA Lumbang, Rabu pagi (02/09/2026). Kegiatan ini diikuti santri putra dan putri, tim kesehatan melakukan pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, pengukuran tinggi dan berat badan, cek gula darah, serta penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

    Kepala Pondok Pesantren Al Haqiqi Ny. Hj. Nailun Ni’mah S.Ag menyampaikan apresiasi atas dukungan KUA Lumbang. Menurutnya, kesehatan santri adalah modal utama dalam menuntut ilmu.

    “Kami ingin santri tidak hanya kuat secara spiritual, tapi juga sehat secara jasmani. Dengan skrining ini kami bisa deteksi dini jika ada yang perlu penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

    Penyuluh Agama Islam KUA Lumbang, Sutarmi yang hadir juga memberikan materi tentang pentingnya menjaga kesehatan dalam perspektif Islam.

    “Islam mengajarkan menjaga kebersihan dan kesehatan itu bagian dari iman. Melalui kegiatan ini kami ingin menguatkan pemahaman santri bahwa merawat tubuh adalah bentuk ibadah,” ungkapnya.

    Selain pemeriksaan, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab tentang gizi seimbang, pencegahan anemia pada santriwati, dan bahaya merokok. Para santri tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara.

    Pihak pesantren berharap kegiatan serupa bisa rutin dilakukan setiap 6 bulan sekali. KUA Lumbang juga menyatakan siap bersinergi dalam program pembinaan yang mengintegrasikan aspek agama dan kesehatan.

    Dengan adanya skrining ini, diharapkan para santri Pondok Pesantren Alhaqi dapat belajar dengan lebih optimal dan menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak.

  • Jabatan Tangan Mempelai Simbol Ridha dan Kebersamaan

    Jabatan Tangan Mempelai Simbol Ridha dan Kebersamaan

    Kontributor : Abd. Rahman / Editor : Lutfi Hidayat

    LUMBANG, 14 Agustus 2026 – Dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Perkawinan yang diselenggarakan di KUA Kecamatan Lumbang, disampaikan materi yang menyentuh hati tentang makna mendalam di balik momen jabatan tangan kedua mempelai. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Plt. Kepala KUA Lumbang, Arif Lukman Hakim dengan mengingatkan calon pengantin agar memahami makna agung di balik sapa dan salam kasih tersebut.

    Ia menyampaikan, bahwa jabatan tangan yang dilakukan kedua mempelai setelah sahnya ijab kabul bukan sekadar adat atau kebiasaan belaka. Itu adalah simbol Ridha Allah SWT sekaligus ikrar kebersamaan seumur hidup.

    “Saat tangan bersalaman dengan tulus, itu menandakan ridha Allah telah turun atas ikatan suci yang baru saja diikat. Kesepakatan hati untuk saling menerima, menyayangi, dan melengkapi, serta janji setia untuk berjuang bersama dalam suka maupun duka, di bawah naungan ketaqwaan,” ungkapnya.

    Jabatan tangan menjadi tanda bahwa kebersamaan yang dibangun bukan atas kehendak semata, melainkan atas dasar restu Ilahi. Semoga setiap jabat tangan itu senantiasa membawa berkah, mengokohkan ikatan kasih, dan menjadi awal perjalanan menuju keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah.

  • Menuju Legalitas: Pengukuran Tanah Wakaf Madrasah Diniyah Darul Mustofa di Kecamatan Lumbang

    Menuju Legalitas: Pengukuran Tanah Wakaf Madrasah Diniyah Darul Mustofa di Kecamatan Lumbang

    Kontributor : Abd. Rahman / Editor : Lutfi Hidayat

    LUMBANG, 13 Agustus 2026 – Guna menjamin kejelasan status dan batas-batas kepemilikan, telah dilaksanakan kegiatan pengukuran tanah wakaf yang diperuntukkan bagi Madrasah Diniyah Darul Mustofa yang berlokasi di Desa Lambangkuning, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Kamis (13/08/20260.

    Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam upaya penataan dan pengesahan aset wakaf secara resmi. Dengan diketahuinya ukuran dan batas tanah secara akurat, diharapkan tidak akan terjadi perselisihan di kemudian hari, sehingga tanah tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat, khususnya mendukung kegiatan pendidikan agama di lingkungan masyarakat Lambangkuning.

    Kegiatan pengukuran ini dihadiri dan disaksikan oleh perwakilan KUA Kecamatan Lumbang, pengurus Madrasah Diniyah Darul Mustofa, perangkat desa, serta warga sekitar. Semoga proses legalitas ini berjalan lancar hingga selesai, menjadi berkah, dan mendukung terus berlangsungnya kegiatan belajar mengajar serta dakwah di lembaga

  • “GEBER MAS” KUA Lumbang, Bersihkan Masjid Bersihkan Hati

    “GEBER MAS” KUA Lumbang, Bersihkan Masjid Bersihkan Hati

    Kontributor Abd. Rahman / editor Tim Redaksi

    LUMBANG, 10 Agustus 2026 – Warga masyarakat dan jamaah Masjid Besar Baitul Muttaqin, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, bersama-sama melaksanakan kegiatan Gerakan Bersih Masjid, Bersih Hati pada hari (Senin ,10 Agustus 2026).

    Kegiatan ini dihadiri pula oleh Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Lumbang serta para pengurus masjid dan tokoh masyarakat setempat. Semangat kebersamaan tampak terlihat sejak pagi hari, di mana jamaah — baik laki-laki, perempuan, pemuda maupun anak-anak — bahu-membahu membersihkan halaman, ruang shalat, tempat wudhu, hingga halaman sekitar masjid.

    Dalam sambutannya, perwakilan KUA Lumbang menyampaikan, “Membersihkan rumah Allah adalah sebagian dari iman. Ketika kita menjaga kebersihan masjid, kita juga sedang membersihkan hati dari sifat malas, mementingkan diri sendiri, dan lupa bersyukur. Masjid yang bersih dan nyaman akan membuat ibadah menjadi lebih khusyuk dan diridhoi Allah SWT.”

    Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan tempat, melainkan wujud cinta dan kepedulian terhadap rumah Allah, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Diharapkan semangat ini terus terjaga, agar Masjid Besar Baitul Muttaqin senantiasa bersih, nyaman, dan menjadi tempat ibadah yang menenangkan hati semua jamaah.

    “Semoga setiap tetes keringat dan usaha ini dicatat sebagai amal jariyah yang pahalanya tidak akan terputus. Aamiin” Pungkas Arif Rahman Hakim Kepal KUA Sukapura

     

  • Pembinaan DWP KUA lumbang ”Dibalik Suksesnya Suami, Ada Istri yang Hebat di Belakangnya“

    Pembinaan DWP KUA lumbang ”Dibalik Suksesnya Suami, Ada Istri yang Hebat di Belakangnya“

    Kontributor : Abd. Rahman / Editor : Lutfi Hidayat

    LUMBANG, (06 Agustus 2026) – Kantor Urusan Agama Kecamatan Lumbang menggelar kegiatan pembinaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana KUA Lumbang. Kegiatan ini menghadirkan Pembina Utama, Plt. Kepala KUA Kecamatan Lumbang, Arif Lukman Hakim, dengan mengusung tema “Di Balik Sukses Suami Ada Istri yang Menyemangati”.

    Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa keberhasilan seorang suami dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya tidak lepas dari peran serta dukungan tulus seorang istri. Istri sholehah bukan sekadar pendamping, melainkan sumber kekuatan, penenang hati, serta penyemangat yang tak ternilai harganya.

    Dukungan yang diberikan bisa berupa ucapan yang memotivasi, kesabaran dalam menjaga rumah tangga, hingga doa-doa tulus yang dipanjatkan setiap waktu.

    Hakim, sapaan akrab pria asal Kabupaten Jombang ini menekankan bahwa dalam pandangan Islam, keharmonisan dan dukungan timbal balik antara suami dan istri adalah kunci utama untuk meraih keberkahan hidup. Ketika istri mampu menjadi pendukung sejati, suami akan bekerja dengan lebih ikhlas, tenang, dan penuh tanggung jawab.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota DWP KUA Lumbang semakin memahami peran mulianya, semakin kompak, dan bersama-sama mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

  • KUA Lumbang Serahkan SKT Majelis Taklim As-shofa, Perkuat Pembinaan Keagamaan di Masyarakat

    KUA Lumbang Serahkan SKT Majelis Taklim As-shofa, Perkuat Pembinaan Keagamaan di Masyarakat

    Kontributor : Abd. Rahman / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Bimas Islam

    LUMBANG,(05/08/2026) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lumbang menyerahkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada Majelis Taklim As-shofa, Desa Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Selasa (5/8/2026). Penyerahan SKT oleh Penyuluh Agama Islam KUA Lumbang tersebut menjadi penanda pengakuan resmi terhadap keberadaan Majelis Taklim As-shofa sebagai lembaga keagamaan yang terdaftar dan memiliki legalitas di bawah pembinaan Kementerian Agama.

    Dengan diterbitkannya SKT tersebut, Majelis Taklim As-shofa diharapkan semakin optimal dalam melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari pengajian, pembinaan akhlak, pendidikan keislaman, hingga penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Status terdaftar juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendata sekaligus memperkuat kelembagaan majelis taklim agar mampu berkontribusi dalam pembangunan karakter masyarakat.

    Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Lumbang, Sutarmi, mengatakan bahwa penerbitan SKT bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi juga merupakan bentuk penguatan kelembagaan agar majelis taklim dapat berkembang secara lebih terarah.

    “Majelis taklim memiliki peran penting sebagai pusat pembelajaran agama, pembinaan moral, dan penguatan kerukunan masyarakat. Dengan adanya SKT ini, kami berharap Majelis Taklim As-shofa semakin aktif menghadirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat serta menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat, damai, dan menyejukkan,” ujar Sutarmi.

    Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Lumbang, Arif Rahman Hakim, S.H., menegaskan bahwa majelis taklim yang telah terdaftar secara resmi merupakan mitra strategis Kementerian Agama dalam memperkuat pembinaan kehidupan beragama di tingkat desa.

    “Legalitas melalui SKT memberikan kepastian administrasi sekaligus memperkuat sinergi antara KUA dan majelis taklim. Kami berharap Majelis Taklim As-shofa dapat terus berkembang, menjadi pusat pembinaan umat, mempererat kerukunan, serta berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia,” ungkapnya.

    KUA Kecamatan Lumbang menilai sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan menjadi faktor penting dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, majelis taklim diharapkan mampu menjadi motor penggerak pendidikan keagamaan sekaligus mendukung pembangunan desa melalui pembentukan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai agama, toleransi, dan semangat kebersamaan.

  • KUA Lumbang Bimbing Calon Pengantin, Persiapan Menuju Keluarga Sakinah

    KUA Lumbang Bimbing Calon Pengantin, Persiapan Menuju Keluarga Sakinah

    Kontributor : Dina Maria Ulfa / Editor : Lutfi Hidayat

    LUMBANG, (04 Agustus 2026) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lumbang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga di wilayahnya. KUA Lumbang menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bertajuk “Persiapan Menuju Keluarga Sakinah” yang ditujukan bagi para calon pengantin yang akan segera melangsungkan pernikahan, Selasa pagi (04/08/2026).

    Kegiatan ini diisi langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Lumbang, Abd. Rahman, Dina Maria Ulfa dan Sutarmi. Edukasi ini dihadiri oleh para calon pasangan suami istri yang secara antusias mengikuti seluruh rangkaian materi pembekalan.

    Dalam pemaparannya, Abd. Rahman menekankan bahwa ikatan pernikahan bukanlah sekadar prosesi formalitas atau hubungan duniawi semata, melainkan sebuah bentuk ibadah panjang yang membutuhkan kesiapan matang dari kedua belah pihak.

    “Pernikahan adalah akad yang kokoh (mitsaqan ghalizhan) dan bentuk ibadah terpanjang. Oleh karena itu, kesiapan mental, spiritual, hingga pemahaman akan peran masing-masing menjadi fondasi utama yang harus ditanamkan sejak awal,” ungkapnya.

    Selama sesi bimbingan, para peserta dibekali dengan berbagai pemahaman krusial dalam mengarungi kehidupan berumah tangga. Beberapa materi utama yang disampaikan meliputi: Hak dan Kewajiban Suami Istri yang dijelaskan secara komprehensif mengenai tanggung jawab masing-masing pihak agar tercipta keseimbangan dan keadilan dalam rumah tangga.

    Materi berikutnya, Penyelesaian Konflik Rumah Tangga: Strategi dan tata cara menyelesaikan dinamika maupun permasalahan keluarga secara bijak, damai, dan tanpa kekerasan.

    Dilanjutkan dengan materi Komunikasi Penuh Kasih Sayang: Pentingnya membangun pola komunikasi terbuka, empatik, dan santun (mu’asyarah bil ma’ruf) sesuai tuntunan ajaran agama Islam.

    Penyelenggaraan Bimbingan Perkawinan ini bertujuan untuk memastikan para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif dan fisik, tetapi juga memiliki kesiapan lahir dan batin yang kokoh.

    Melalui pembekalan ini, KUA Kecamatan Lumbang berharap para pasangan calon pengantin dapat membangun keluarga yang rukun, damai, penuh rasa cinta (mawaddah) dan kasih sayang (rahmah), serta senantiasa berada dalam ridha Allah SWT.

    Dengan adanya kegiatan Bimbingan Perkawinan ini, diharapkan angka perselisihan maupun perceraian di tingkat kecamatan dapat ditekan, sekaligus melahirkan generasi penerus yang tumbuh dalam keluarga berlandaskan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

  • Bentuk Generasi Cerdas Berakhlak, KUA Lumbang Gelar Bimbingan di Madrasah

    Bentuk Generasi Cerdas Berakhlak, KUA Lumbang Gelar Bimbingan di Madrasah

    Kontributor : Abd. Rahman / Editor : Lutfi Hidayat

    LUMBANG, (31 Juli 2026) – Upaya memperkuat fondasi moral generasi muda terus digalakkan di Kabupaten Probolinggo. Tim Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lumbang menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bertema “Penguatan Karakter Moral Berakhlaqul Karimah” di MTs Miftahus Salam, Desa Lambangkuning, Kecamatan Lumbang, Jumat pagi (31/07/2026).

    Kegiatan pembinaan karakter ini disambut antusias oleh seluruh tenaga pendidik madrasah. Hadir dalam acara tersebut Kepala MTs Miftahus Salam, jajaran dewan guru, serta puluhan siswa yang memenuhi lokasi acara dengan penuh perhatian.

    Dalam pemaparannya, Penyuluh Agama Islam KUA Lumbang, Nur Hamzah menegaskan bahwa akhlakul karimah bukan sekadar teori keagamaan, melainkan cerminan nyata dari kualitas keimanan seorang muslim yang wajib ditanamkan sejak usia muda. Menurutnya, pembentukan karakter luhur harus dimulai dari hal-hal mendasar yang konsisten dilakukan sehari-hari.

    “Karakter mulia bukan hanya sekadar ucapan, melainkan perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari sikap sopan santun kepada guru dan orang tua, kejujuran dalam segala hal, hingga saling menghargai antarsesama teman,” tegasnya di hadapan siswa.

    Melalui program BRUS ini, KUA Kecamatan Lumbang berkomitmen mendukung lembaga pendidikan keagamaan dalam mencetak sumber daya manusia yang seimbang secara intelektual dan spiritual. Penyelenggaraan bimbingan ini bertujuan melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul dan cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki benteng moral yang kokoh.

    Diharapkan, nilai-nilai akhlakul karimah yang ditanamkan sejak dini ini mampu membentuk kepribadian siswa yang santun, berintegritas, serta membawa keberkahan dan kemanfaatan nyata bagi keluarga, masyarakat, serta agama di masa depan.

  • Rahasia Bahtera Rumah Tangga Sakinah dalam Pernikahan

    Rahasia Bahtera Rumah Tangga Sakinah dalam Pernikahan

    Kontributor : Abd. Rahman / Editor : Lutfi Hidayat

    LUMBANG, 27 Juli 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lumbang kembali mengingatkan kepada pasangan pengantin bahwa akad nikah bukanlah sekadar seremonial belaka, melainkan kunci utama dan fondasi kokoh serta sumpah-janji dalam membangun bahtera rumah tangga yang diridhoi.

    Plt. Kepala KUA Lumbang, Arif Rahman Hakim menyampaikan bahwa dalam ikrar suci tersebut tersimpan janji setia yang mendalam, rasa saling percaya yang tulus, serta kesiapan penuh untuk memikul tanggung jawab bersama di bawah naungan ridho Allah SWT.

    “Keberkahan yang terjalin saat prosesi akad diucapkan menjadi landasan spiritual, agar setiap pasangan mampu mengarungi samudera kehidupan, baik di saat suka maupun ketika diuji duka. Lebih lanjut, Hakim, sapaan akrabnya, menekankan bahwa tujuan akhir dari ikatan ini adalah membentuk keluarga yang sakinah (penuh kedamaian), mawaddah (penuh kasih sayang), dan rahmah (penuh belas kasih).

    “Akad nikah adalah komitmen ibadah. Ketika pasangan memposisikan pernikahan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, maka tantangan sebesar apa pun akan dapat dilalui dengan kesabaran dan komunikasi yang baik,” ujarnya.

    Melalui bimbingan perkawinan sebelum melangsung akad Nikah, pihak KUA Lumbang berharap agar setiap calon pengantin tidak hanya fokus pada kemeriahan resepsi, tetapi lebih mengutamakan kemantapan hati dan pemahaman akan hak serta kewajiban masing-masing pasangan sebelum memasuki gerbang pernikahan yang sakral.